Suara.com - Inggris baru-baru ini diguncang oleh serangkaian kerusuhan, vandalisme, dan kekerasan yang sebagian menargetkan umat Islam, namun seorang pria menjadi viral di media sosial karena membuktikan bahwa perilaku tercela seperti itu adalah pengecualian, bukan aturan, di Jolly Olde England.
Masjid di Southport dibakar Selasa lalu, namun tukang batu setempat Tony Hill telah diberi label sebagai “legenda” karena membantu komunitas Southport membangunnya kembali, memasang batu bata di tengah panas terik dengan kecepatan dan efisiensi yang mencengangkan.
Dalam video klip X yang viral, Hill terlihat berkeringat dan mengolesi mortar saat mencoba menjelaskan motifnya. Kutipan di bawah ini diedit untuk mencerminkan pemikirannya, yang mungkin sulit dipahami oleh pembaca AS.
“Kami berbicara dengan perusahaan tempat kami bekerja, dan [kru bangunan lainnya] mulai turun, jadi kami bergabung saja dengan mereka. Dan ya, coba selesaikan saja sebelum seseorang kembali.”
“Kami benar-benar ingin melakukan hal ini agar masyarakat aman,” katanya kepada seseorang di tempat kejadian yang mewawancarainya. “Itu hanya sebuah komunitas bukan? Anda bisa mengetahuinya dari… hanya dengan melihat semua orang di sini, itu cukup beragam.”
Masjid tersebut dibakar setelah tiga wanita muda ditikam hingga tewas pada hari Senin.
“Para perusuh di Southport dipicu oleh banyaknya informasi yang salah di media sosial, khususnya setelah sebuah situs web secara keliru mengklaim bahwa pembunuh gadis-gadis muda tersebut adalah seorang migran dari negara mayoritas Muslim yang masuk dalam daftar pantauan MI6,” menurut London Economic.
Meskipun ada tuduhan rasial terhadap masalah ini, Bricklayer Hill adalah orang yang murah hati dan diplomatis. Ketika ditanya apakah ia mempunyai pesan kepada mereka yang merobohkan tembok tersebut, ia menjawab dengan penuh simpati, “Sampaikan fakta yang ada sebelum Anda mulai melakukan sesuatu. Facebook adalah hal yang berbahaya.”
Hill berharap tembok itu selesai dalam beberapa jam ke depan, dan mengatakan jika dia harus membangunnya kembali, dia tidak akan ragu.
Baca Juga: Daftar Sasaran Kerusuhan di Inggris Bocor, 38 Wilayah Jadi Target
Dilihat 5,4 juta kali di X, para komentator memuji Hill yang mendemonstrasikan apa itu “menjadi orang Inggris.”
Anggota parlemen Konservatif Saqib Bhatti menyebutnya sebagai “legenda”. Direktur Islamic Relief UK, Tufail Hussain, setuju dengan gambaran tersebut, dan mengatakan bahwa “Tony Hill dan semua yang hadir hari ini untuk mendukung komunitas lokal di Southport adalah legenda yang mutlak.” Pengguna X lainnya berkomentar bahwa “kita semua harus menjadi lebih seperti Tony Hill.”
Berita Terkait
-
Resmi ke Blackpool, Elkan Baggott Bakal Pakai Nomor Keramat?
-
400 Orang Ditahan Usai Penikaman di Kelas Tari, PM Inggris Berikan Pesan Tegas: Siap-siap Pekan Ini Bakal...
-
Elon Musk Kembali Sentil PM Keir Starmer: Ini Inggris atau Uni Soviet?
-
Banyak yang Punya Akun Centang Biru, Influencer Sayap Kanan Inggris Disebut Kena Perangkap Elon Musk
-
PM Inggris Kecam Komentar Elon Musk soal 'Perang Saudara Tak Bisa Dihindari'
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter
-
Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD
-
3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?
-
Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis
-
Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru
-
Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta
-
Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa
-
Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku
-
Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta
-
Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung