Suara.com - Sebuah video berdurasi tujuh menit yang diunggah di YouTube mengklaim bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melakukan reshuffle kabinet pada awal November.
Video tersebut menyertakan narasi “PRABOWO SEGERA RESHUFFLE MENTRINYA?? @DETIK_09”, yang seolah mengisyaratkan bahwa reshuffle Kabinet Merah Putih akan segera dilakukan.
Namun, apakah benar klaim ini?
Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, video tersebut ternyata tidak menyertakan pernyataan langsung dari Presiden Prabowo mengenai rencana reshuffle kabinet. Beberapa potongan dalam video serupa dengan unggahan di kanal YouTube Refly Harun yang berjudul “PRABOWO HAJAR MENTERI TITIPAN JKW?! INI DIA TANDA-TANDANYA RETAK, LANGSUNG DI-RESHUFFLE?!”.
Dalam video Refly Harun, ia hanya menyampaikan pandangannya terkait retreat yang dilakukan Presiden Prabowo bersama para menteri di Magelang, tetapi tidak ada informasi resmi terkait reshuffle kabinet.
Potongan lain dalam video tersebut mirip dengan unggahan dari kanal YouTube Rocky Gerung yang berjudul “ADA KERETAKAN DALAM KABINET! SATU DUA PEKAN KE DEPAN ADA RESHUFFLE?”. Dalam video itu, Rocky Gerung mengungkapkan pendapatnya dalam sebuah diskusi Forum Tanah Air (FTA), bahwa kemungkinan ada reshuffle dalam waktu dekat agar pemerintahan tetap berjalan sesuai visi misi Presiden Prabowo.
Namun, pendapat tersebut bersifat spekulasi, bukan informasi resmi dari pihak istana.
Hingga saat ini, tidak ada pengumuman atau konfirmasi resmi dari pemerintah mengenai rencana reshuffle kabinet pada awal November. Video-video yang beredar hanya mengandung opini dan spekulasi dari beberapa pengamat politik.
Baca Juga: Cek Fakta: Anies Baswedan Bentuk Partai Perubahan Indonesia (PPI), Benarkah?
Kesimpulan:
Klaim bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melakukan reshuffle kabinet pada awal November adalah tidak benar. Informasi tersebut tidak berdasar pada pernyataan resmi dan hanya merupakan opini dari pengamat politik.Antara
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Anies Baswedan Bentuk Partai Perubahan Indonesia (PPI), Benarkah?
-
Pengalaman Belum Panjang, Gibran Bakal Gugup dan Sungkan Jalankan Tugas Pemerintahan Selama Prabowo Lawatan
-
Spesifikasi GMW Tank 500 HEV, Mobil Hibrida yang Dipakai Prabowo Subianto di Papua
-
Prabowo Saja yang Terpajang, Siswa Copot Foto Gibran di Sekolah, Netizen: Sampai Segitunya
-
Prabowo Luncurkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, IDI Beri 12 Rekomendasi Penting
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo
-
Setyo Budiyanto Jelaskan Alasan KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Nilai Rupiah Harus Disesuaikan