Pihak berwenang Lebanon mengatakan lebih dari 3.360 orang telah tewas sejak Oktober tahun lalu ketika Hizbullah dan Israel mulai terlibat dalam bentrokan lintas perbatasan.
Tembakan roket dari Lebanon pada hari Selasa menewaskan dua penduduk kota Nahariya di Israel utara. Kematian tersebut menambah jumlah warga sipil yang tewas di Israel utara akibat tembakan roket dari Lebanon menjadi 45 orang.
Kelompok Jihad Islam Palestina, sekutu Hamas, merilis sebuah video pada hari Rabu sebelumnya tentang seorang sandera Israel yang ditawan di Gaza, yang mengidentifikasi dirinya sebagai Sasha Trupanov.
Ketika para operator Hamas melancarkan serangan pada tanggal 7 Oktober, mereka membawa 251 sandera ke Jalur Gaza. Beberapa di antaranya sudah tewas. Dari jumlah tersebut, 97 orang masih disandera, sementara 34 orang dipastikan tewas tetapi jenazah mereka masih berada di Gaza.
Ibu Trupanov, Lena, dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh kelompok kampanye Forum Sandera dan Keluarga Hilang, mendesak para sandera agar segera dibebaskan. Mereka tidak punya waktu lagi."
Kementerian kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas pada hari Rabu mengatakan sedikitnya 43.712 orang telah tewas dalam lebih dari 13 bulan perang antara Israel dan operator Palestina.
Berita Terkait
-
Hizbullah Serang Tel Aviv dengan Drone, Israel Bungkam
-
Israel Minta Klarifikasi atas Keterlibatan Hakim ICC dalam Kasus Dugaan Kejahatan Perang Netanyahu
-
Israel Tegaskan Tak Akan Setuju Gencatan Senjata di Lebanon Tanpa Syarat Tertentu
-
Lebanon Tunggu Usulan Gencatan Senjata, Ketegangan dengan Israel Memanas
-
Keluarga Israel Desak Kesepakatan Pembebasan Sandera di Gaza
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia