Suara.com - Liga Muslim Dunia (MWL) mengkritik keputusan rezim Zionis untuk memperluas pemukiman di Golan yang diduduki.
"Dalam sebuah pernyataan dari Sekretariat Jenderal, MWL menyerukan masyarakat internasional untuk mengecam dan mengambil tindakan terhadap pelanggaran yang terus dilakukan oleh Israel. Tindakan ini menghambat kesempatan rakyat Suriah untuk memulihkan keamanan dan stabilitas setelah bertahun-tahun mengalami ketidakadilan dan penderitaan," ungkap MWL pada hari Senin.
"Pernyataan tersebut menekankan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan Suriah, integritas wilayah, dan keselamatan warganya," tambahnya.
Arab Saudi juga mengecam keputusan Israel untuk memperluas pemukiman di Dataran Tinggi Golan yang diduduki, dengan mengatakan bahwa tindakan tersebut merupakan kelanjutan dari usaha yang merusak peluang pemulihan keamanan di Suriah.
Pada hari Minggu, rezim Israel mengumumkan rencana untuk menggandakan jumlah penduduknya di Dataran Tinggi Golan yang diduduki, dengan alasan adanya ancaman dari Suriah.
Israel meraih sebagian besar dataran tinggi strategis tersebut pada Perang Enam Hari tahun 1967 dan mencaploknya 14 tahun kemudian.
Qatar turut mengecam keputusan Israel untuk memperluas pemukimannya di Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki.
Doha menyatakan bahwa persetujuan perluasan pemukiman tersebut merupakan bagian baru dari serangkaian agresi Israel terhadap wilayah Suriah serta pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Qatar pada malam Minggu.
Kementerian itu meminta masyarakat internasional untuk fulfilling tanggung jawab hukum dan moral mereka untuk menekan penjajah agar menghentikan agresi terhadap Suriah dan mematuhi hukum internasional.
Baca Juga: Suriah Bubarkan Semua Kelompok Bersenjata! HTS Umumkan Era Baru Tanpa Milisi
Pernyataan itu juga menegaskan posisi konsisten negara-negara Teluk Persia terhadap kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas wilayah Suriah, serta menunjukkan dukungannya terhadap segala usaha regional dan internasional untuk membangun keamanan dan stabilitas di negara tersebut.
Sebelumnya, Arab Saudi mengeluarkan kecaman serupa, dengan kementerian luar negerinya memperbaharui seruan kepada masyarakat internasional untuk mengecam pelanggaran yang dilakukan oleh Israel sambil menekankan perlunya menghormati kedaulatan dan integritas territorial Suriah.
Pada hari Minggu yang sama, rezim Zionis meluncurkan rencana untuk menggandakan populasinya di Golan yang diduduki dengan alasan adanya ancaman dari Suriah.
Israel telah meraih sebagian besar dataran tinggi strategis pada tahun 1967 dan mencaploknya 14 tahun kemudian. Baru-baru ini, rezim tersebut memanfaatkan situasi di Suriah untuk menguasai lebih banyak wilayah, menduduki zona penyangga yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan tahun 1974, dan terus melakukan serangan di daerah tersebut.
Berita Terkait
-
Jadi Korban Shin Tae-yong, Roberto Mancini: Urusan Saya Belum Selesai
-
Israel Siap Bangun Permukiman Baru di Golan, Suriah Berang!
-
Suriah Pasca-Assad: Negara Asing Berlomba Jalin Hubungan dengan Penguasa Baru
-
Saudi dan Qatar Kecam Ekspansi Pemukiman Israel di Golan, "Tanah Arab Suriah yang Diduduki!"
-
Suriah Bubarkan Semua Kelompok Bersenjata! HTS Umumkan Era Baru Tanpa Milisi
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
3 Jam Bareng 22 Pengusaha APINDO di Hambalang, Prabowo Tekankan Penciptaan Lapangan Kerja
-
Respons KPK Soal 'Negara Menyuap Negara' di Kasus Suap PN Depok: Ada Niat Jahat yang Bertemu
-
Dua Rumah di Jalan Bangka Ludes Terbakar Subuh Tadi
-
Pertarungan di Senayan: Menghapus Ambang Batas Parlemen Demi Suara Rakyat atau Stabilitas Politik?
-
Fraksi PSI Kritik Pemprov DKI: Subsidi Pangan Sulit Diakses, Stunting Masih Tinggi
-
Dharma Pongrekun Kritik Respons Pemerintah soal Virus Nipah: Hanya Mengikuti Alarm Global!
-
Bongkar Sindikat Narkoba di Jakarta, Polisi Sita 450 Ekstasi dan 66,5 Gram Sabu
-
Green Media Network Dideklarasikan, Pers Bersatu untuk Isu Lingkungan
-
Eksekusi Hotel Sultan Tinggal Menghitung Hari, Karyawan dan Penyewa Diminta Tenang
-
Soal Pembangunan Gedung MUI di Bundaran HI, Golkar: Itu Kebutuhan Strategis, Bukan Kemewahan