Dalam kasus ini, Hasto juga diduga terlibat dalam perintangan penyidikan terhadap Harun Masiku, tersangka lain yang terkait dalam skandal serupa.
Hasto Kristiyanto ditetapkan sebagai tersangka pada 23 Desember 2024 melalui surat perintah penyidikan (sprindik) yang dikeluarkan oleh KPK. Penetapan ini, yang dilakukan pada malam Natal, menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan publik.
Connie Bakrie pun menyebut bahwa momentum penetapan tersebut cukup menarik perhatian, meskipun ia berharap KPK lebih serius dalam menyelesaikan kasus-kasus besar lainnya.
“Kalau memang Mas Hasto ditetapkan sebagai tersangka pada malam Natal, saya cuma berharap KPK serius menyelesaikan kasus-kasus besar yang lebih besar,” ujar Connie, sembari menyinggung dugaan korupsi lainnya dengan nilai mencapai Rp 300 triliun.
Connie Bakrie diketahui memiliki hubungan baik dengan Hasto Kristiyanto. Keduanya pernah muncul bersama dalam sebuah diskusi podcast bersama Akbar Faizal, di mana isu tentang status hukum Hasto sempat disinggung.
Dalam podcast tersebut, Connie juga menyoroti dinamika politik yang terjadi di lingkup PDIP dan implikasinya terhadap proses hukum yang berjalan.
Selain itu, Connie mengungkap bahwa dokumen yang ia miliki bisa menjadi kunci dalam mengungkap fakta baru terkait kasus suap yang melibatkan Hasto. Ia menilai bahwa Hasto telah belajar dari pengalaman sebelumnya, termasuk penyitaan buku catatan partai PDIP oleh KPK.
Siapa Connie Rahakundini Bakrie?
Connie Rahakundini Bakrie merupakan pengamat militer dan akademisi yang memiliki pengalaman luas dalam bidang keamanan dan pertahanan. Lahir di Bandung pada 3 November 1964, Connie menyelesaikan pendidikan di Universitas Birmingham dan Massachusetts Institute of Technology (MIT).
Ia juga memiliki latar belakang akademik di Universitas Indonesia, serta mengikuti pelatihan spesialistik di berbagai institusi internasional.
Karier Connie mencakup berbagai posisi penting, termasuk sebagai peneliti senior di NSS Institute of National Security Studies di Tel Aviv, Israel, dan anggota dewan di Indonesia Institute For Maritime Studies (IIMS).
Selain itu, ia juga dikenal melalui bukunya yang berjudul “Aku adalah Peluru”, yang menggambarkan pemikirannya sebagai intelektual.
Pengungkapan Connie mengenai dokumen “bom waktu” yang disimpan di Rusia semakin menambah dimensi baru dalam kasus hukum Hasto Kristiyanto.
Dokumen ini berpotensi mengubah arah penyidikan yang dilakukan oleh KPK, terutama dalam mengungkap jaringan korupsi yang melibatkan tokoh-tokoh politik besar.
Berita Terkait
-
Kemenhan Bahas Akses Langit RI, Connie Bakrie: Harga Diri Bangsa Lebih Mahal dari Bantuan Keamanan
-
Connie Bakrie Duga Kuat Kasus Andrie Yunus Operasi Intelijen Terstruktur, Ini Indikatornya
-
Akademisi: Pemerintah Harus Jelaskan ke Publik Aktor Utama-Sutradara Kasus Andrie Yunus
-
Dasco Bukber Bareng Aktivis Senior, Serap Aspirasi Hariman Siregar hingga Connie Rahakundini
-
Akademisi Ingatkan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: Fokus Urus Pertahanan, Jangan Melebar ke Luar Mandat
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang