Suara.com - Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menjerat warga negara Indonesia (WNI) mengalami perubahan pola signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan bahwa saat ini, mayoritas korban TPPO berasal dari kelompok usia Gen Z, berpendidikan tinggi, bahkan ada yang bergelar magister.
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu, Judha Nugraha, menyebutkan kalau profil korban TPPO itu bergeser dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang identik berasal dari kalangan ekonomi miskin, daerah terpencil serta minim pendidikan dan bekerja di sektor domestik.
“Saat ini yang kita hadapi, kasus TPPO gen Z. Ini kami lihat mayoritas di sana gen Z semua, berpendidikan, ada yang punya master degree, korban online scam. Kemudian dari kelompok ekonomi menengah, dan sebagian perempuan. Jadi semakin kompleks,” ujar Judha dalam diskusi publik 17 tahun LPSK di Jakarta, Rabu (23/7/2025).
Menurut Judha, perubahan karakteristik korban ini menunjukkan bahwa tantangan dalam menangani kasus TPPO tidak hanya menyangkut jumlah yang terus meningkat, tetapi juga kerumitan dalam penanganan kasusnya.
Dalam catatan Kemlu, sebanyak 675 perempuan menjadi korban TPPO sejak 2023 hingga saat ini. Angka ini bagian dari tren besar meningkatnya jumlah kasus yang menimpa pekerja migran Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Judha memaparkan, di tahun 2017, lebih dari 75 persen pekerja migran Indonesia adalah perempuan. Dan sayangnya, proporsi ini juga tercermin dalam jumlah kasus yang mereka alami.
“Tahun lalu, kita mencatatkan ada 67 ribu kasus yang dihadapi oleh warga negara Indonesia, mayoritas pekerja migran. Dan saya sampaikan, mayoritas pekerja migran perempuan,” jelasnya.
Yang mengkhawatirkan, tren peningkatan kasus ini bersifat konsisten dari tahun ke tahun.
Baca Juga: Kompolnas Ungkap Fakta Penting di Balik Kematian Arya Daru Usai Cek TKP
Pada 2019, Kemlu mencatat hanya sekitar 24 ribu kasus, namun melonjak hampir tiga kali lipat dalam waktu lima tahun atau mencapai 67 ribu hingga saat ini.
“Dan kami prediksi pasti tahun depan akan meningkat. Artinya apa? Tantangan terhadap pekerja migran perempuan juga semakin banyak dan semakin kompleks,” tambah Judha.
Dengan perubahan karakteristik korban dan meningkatnya jumlah kasus, Kemlu menekankan pentingnya pendekatan yang lebih menyeluruh dan strategis dalam pencegahan serta penanganan TPPO, termasuk peningkatan kesadaran publik di era digital.
Berita Terkait
-
Kasus Diplomat Muda Arya Daru: Kompolnas Optimis Terungkap, CCTV Jadi Kunci?
-
Kantong Kresek Hitam Disebut Jadi Bukti Penting, Misteri Kematian Diplomat Kemlu Segera Terungkap?
-
Usai Lihat Barang-barang Ini, Kompolnas Pede Kematian Diplomat Kemlu Bakal Diungkap Polisi
-
Kompolnas Ungkap Temuan Baru Kamar Kos Diplomat Kemlu Terkunci dari Dalam, Dibunuh Atau....
-
Apa 'Bisikan' Keluarga Diplomat Kemlu yang Bikin Kompolnas Turun Langsung ke TKP?
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi
-
Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas
-
Kasatgas Tito: Pemulihan Pasca Bencana di Provinsi Aceh Terus Menunjukkan Kemajuan
-
1.200 Aparat Amankan GBK, Kawal Ketat Duel Timnas Indonesia vs Mozambik