Penampilan Furry Setya yang nyleneh ini lantas membuat perempuan di balik kamera itu bertanya-tanya.
"Kondangan kok klambine koyo wong edan ngene? (Kondangan kok bajunya kayak orang gila gini?)" ujar perempuan tersebut.
Rupanya, Furry Setya sengaja mengenakan pakaian nyleneh tersebut agar tak terkena sebagai orang yang mampu membayar pajak.
"Ketok e nek Indonesia ki wong edan tok sing bebas pajak kok (Kayaknya di Indonesia nih orang gila tok yang bebas pajak)," ujar Furry Setya sambil melajukan motornya.
Pada unggahannya itu, Furry Setya juga seolah mengajak semua orang untuk berpenampilan selayaknya orang gila agar tak beriko terkena pajak.
"Ngedan wae ra begitu resiko. (Menggila aja gak begitu berisiko)," ujar Furry Setya yang juga menambahkan lagu "Wong Edan Kuwi Bebas" pada unggahannyaa.
Sebelum itu, Furry Setya juga mengunggah video Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Nusa Tenggara, Samon Jaya ketika membahas isu amplop kondangan akan dikenakan pajak.
Pada video yang diunggah Furry Setya tersebut, Samon Jaya mengatakan pemasukan dalam bentuk apapun akan terkena pajak, baik amplop hitam atau putih.
"Mau amplop hitam atau putih dibawa tangan segala macam kena pajak," kata Samon Jaya.
Baca Juga: Keluarga Pencipta Tak Minta, Siapa yang Bikin Gaduh soal Royalti Tanah Airku di Laga Timnas?
Namun, Samon Jaya mengatakan petugas pajak tak perlu mendatangi pengantin yang mengadakan pesta dan mendapatkan amplop dari tamu undangannya.
Sebab, Samon Jaya beranggapan hal itu adalah bentuk kesadaran diri setiap orang dalam membayar pajak.
"Tidak perlu didatangin (pengantinnya). Pajak itu kan self assessment," ujarnya.
Samon Jaya juga beranggapan penampilan seseorang pun bisa menggambarkan orang tersebut wajib membayar pajak atau tidak.
"Tapi pak pada saat kita melihat, pajak itu akan terlihat dari penampilan orang itu," katanya.
Berita Terkait
-
Pajak Naik 1000 Persen, Warga Cirebon Syok Ditagih Rp65 Juta: Kalau Pati Bisa, Kenapa Kami Tidak?
-
Gema Samin Surosentiko: Perlawanan Warga Pati Lawan PBB Jadi Sinyal Bahaya Bagi Penguasa
-
Tidak Hanya Pati, Pajak PBB Cirebon, Bone, dan Jombang Juga Naik Hingga 1.200 Persen
-
Belasan Pendemo Tuntut Bupati Pati Sudewo Mundur Ditangkap, Polisi Tuding Provokator dan Anarkis
-
Celios: Pajaki Saja 50 Orang Superkaya Indonesia, Setahun Dapat Puluhan Triliun Rupiah
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun
-
Meninggal Dunia, Jenazah Mantan Menhan Juwono Sudarsono Disemayamkan di Kemenhan Hari Ini
-
Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela
-
Iran Siapkan Rencana Darurat Keluar dari NPT Nuklir Demi Balas Serangan Udara Israel
-
Iran Buka Jalur Kemanusiaan di Selat Hormuz Meski Blokade Masih Berlaku
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah
-
Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan
-
Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global
-
Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak
-
Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS