Suara.com - Misteri mengenai sosok yang membantu menyembunyikan aset tersangka korupsi PT Pertamina, Mohammad Riza Chalid, akhirnya terkuak.
Kejaksaan Agung (Kejagung) mengidentifikasi Irawan Prakoso sebagai rekan bisnis Riza yang perannya sangat signifikan dalam perkara ini.
Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, Irawan Prakoso telah dipanggil secara patut sebanyak tiga kali, namun selalu mangkir hingga akhirnya melarikan diri ke luar negeri.
Peran Irawan sebagai 'penjaga' aset terbukti saat penyidik melakukan penyitaan sejumlah mobil mewah milik Riza Chalid yang sengaja ditempatkan di kediaman Irawan.
"Ya (Irawan Prakoso) orangnya MRC. Ya itu yang punya mobil banyak mercy, dan lain-lain," ucap Anang di Kompleks Kejagung, Selasa (19/8/2025).
Anang menegaskan bahwa pihak penyidik saat ini mempertimbangkan langkah hukum lebih lanjut untuk menjerat Irawan.
Sinyalemen keras pun dilontarkan.
"Tunggu saja, tinggal tunggu waktu saja," ucap Anang.
Jejak Aset 9 Mobil Mewah
Baca Juga: Riza Chalid Buron: Kejagung Pasrah Tunggu Interpol, Malaysia Jadi Kendala?
Penyitaan mobil di kediaman Irawan merupakan bagian dari operasi penyitaan aset yang lebih besar terhadap Riza Chalid.
Dalam operasi terbaru, penyidik menyita empat unit mobil dari tiga lokasi berbeda di wilayah Bekasi.
Mobil-mobil tersebut sengaja diatasnamakan pihak terafiliasi untuk menyamarkan kepemilikan.
“Atas nama pihak-pihak terafiliasi. Pihak yang ada kerjasama dengan yang bersangkutan,” jelas Anang.
Empat mobil yang baru disita tersebut, yakni 1 unit mobil BMW berwarna putih; 2 unit Mitsubishi Pajero berwarna hitam; 1 unit Toyota Rush berwarna hitam.
Penyitaan ini menambah daftar panjang aset Riza Chalid yang telah diamankan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional