Suara.com - Sebuah gebrakan politik akhirnya terjadi.
Di tengah puncak amarah publik, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan bahwa seluruh partai politik yang memiliki kursi di parlemen telah mencapai satu kesepakatan mutlak yakni mencabut seluruh tunjangan anggota DPR RI dan memberlakukan moratorium total untuk kunjungan kerja ke luar negeri.
Keputusan dinilai langkah maju, secuil kemenangan besar bagi suara rakyat.
Namun, pertanyaan krusial langsung menggema di ruang publik: Apakah langkah dramatis ini benar-benar mampu meredam amarah yang sudah terlanjur membara, atau ini hanyalah "obat penenang" sementara?
Momen Final di Istana Merdeka
Kesepakatan final ini lahir dari sebuah pertemuan darurat yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Ahad, 31 Agustus 2025.
Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan seluruh pimpinan legislatif dan para ketua umum partai politik untuk mengambil sikap tunggal dalam merespons krisis kepercayaan publik yang semakin dalam.
"Setelah berdiskusi secara mendalam dan mendengarkan aspirasi rakyat, dengan ini saya sampaikan bahwa seluruh pimpinan partai politik sepakat untuk mencabut kebijakan tunjangan anggota DPR RI dan menetapkan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri," ujar Presiden Prabowo dalam konferensi pers yang ditunggu-tunggu.
Pengumuman ini efektif meruntuhkan salah satu simbol kemewahan dan privilese para wakil rakyat yang selama ini paling sering disorot dan dikritik.
Baca Juga: Cinta Kuya Diam saat Indonesia Kacau, Padahal Dulu Aktif Galang Dana untuk LA
Ini adalah sebuah konsesi politik terbesar dari para elite di hadapan kekuatan massa.
Kemenangan Rakyat, Tapi Bukan Akhir dari Pertarungan
Di media sosial, pengumuman ini disambut dengan euforia. Tagar seperti #TunjanganDPRHangus banyak dibahas.
Pencabutan tunjangan ini dianggap sebagai buah dari perjuangan panjang aksi massa yang tak kenal lelah, bahkan hingga memakan korban jiwa.
Namun, di tengah perayaan, suara-suara kritis mulai terdengar.
Para aktivis dan pengamat mengingatkan bahwa pencabutan tunjangan hanyalah langkah awal. Ini seperti memangkas ranting, sementara akar masalahnya—korupsi sistemik—belum tersentuh.
Tag
Berita Terkait
-
Cinta Kuya Diam saat Indonesia Kacau, Padahal Dulu Aktif Galang Dana untuk LA
-
Penjarahan yang Membunuh Pesan: Apa Kabar Demokrasi Jalanan?
-
Kontras! Parlemen Dunia Tanpa Pagar, DPR RI Justru Dikelilingi Besi Tinggi dan Tajam
-
Peringatan Keras Anggota DPR RI untuk Patrick Kluivert Soal Nasib Timnas Indonesia
-
Susul Eko Patrio dan Uya Kuya, Golkar Resmi Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Bongkar 6 Nyawa yang Masih Terjebak, Adian Ingatkan Sejarah Kelam 'Asap Pengusir' di Pongkor
-
Dirut IAT: Ada 7 Kru Pesawat ATR 42 yang Hilang di Maros
-
Antisipasi Banjir Rob hingga 20 Januari, Ancol Siagakan 68 Pompa Air
-
Menteri KKP: Tiga Personel PSDKP Hilang di Balik Kabut Maros
-
Operasi Modifikasi Cuaca, BPBD DKI Sebar 2,4 Ton Garam untuk Halau Hujan Jakarta
-
Pakar Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan dari Perairan Tercemar Sampah Muara Baru
-
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros, TNI AU Terjunkan Helikopter Caracal Sisir Lokasi
-
Pakar Kesehatan Soroti Bahaya Lautan Sampah Muara Baru bagi Warga Pesisir
-
Misteri Hilangnya PK-THT di Langit Sulawesi: Bawa 10 Orang, GM Bandara Pastikan Ini
-
Daftar Lengkap 6 Nama Korban Meninggal Dunia Tragedi Asap Tambang Pongkor Bogor