- Reuni Akbar 212 pada 2 Desember 2025 di Monas mengusung tema kemanusiaan untuk Palestina dan korban bencana Sumatera.
- Acara ini dihadiri pejabat seperti Gubernur DKI Jakarta dan Wamenag, serta diwarnai usulan Hari Ukhuwah Nasional.
- Pengamanan acara melibatkan 2.511 personel gabungan dan kegiatan difokuskan pada doa bersama serta penggalangan dana bencana.
5. Pengamanan Ribuan Personel Gabungan
Untuk memastikan acara berjalan dengan aman dan tertib, ribuan personel gabungan dari TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikerahkan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menyatakan sebanyak 2.511 personel disiagakan untuk mengawal jalannya acara. Rekayasa lalu lintas juga diberlakukan secara situasional di sekitar kawasan Monas untuk mengantisipasi kepadatan.
6. Solidaritas Kemanusiaan: Galang Dana Bencana
Selain doa bersama, aksi ini juga menjadi ajang penggalangan dana. Dilaporkan bahwa Reuni 212 berhasil menggalang donasi yang rencananya akan disalurkan untuk membantu para korban bencana di Sumatera.
Hal ini sejalan dengan salah satu tuntutan massa yang meminta pemerintah untuk menetapkan status bencana nasional untuk musibah di Aceh dan Sumatera.
7. Mengetuk Pintu Langit untuk Perbaikan Negeri
Salah satu panitia menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mendoakan bangsa. Doa dipanjatkan agar para pemimpin diberikan petunjuk dalam memperbaiki kondisi negeri.
"Kita hanya meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, agar banyak memberi hidayah kepada para penguasa di negeri ini dan memberikan kemudahan kepada mereka memperbaiki negeri ini. Itu tujuannya kami, mengetuk pintu langit,” ucap Ketua Umum PA 212, Sobri Lubis.
Baca Juga: Di Reuni 212, Muncul Usulan 2 Desember Jadi Hari Ukhuwah dan Libur Nasional
Berita Terkait
-
Di Reuni 212, Muncul Usulan 2 Desember Jadi Hari Ukhuwah dan Libur Nasional
-
Tepati Janji: Gubernur Pramono Muncul di Reuni Akbar 212, Ini Reaksi Massa!
-
Reuni 212 Galang Donasi Rp10 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra
-
Gelaran Reuni Akbar 212 di Monas
-
Terungkap, Sosok 'Penjahat' di Balik Tema Besar Reuni 212
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius