News / Nasional
Senin, 19 Januari 2026 | 11:13 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta terpaksa melakukan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api akibat proses normalisasi selepas banjir di wilayah Pekalongan pada Senin (19/1/2026). (Foto dok. PT KAI)
Baca 10 detik
  • KAI Daop 1 Jakarta membatalkan perjalanan kereta api akibat normalisasi jalur usai banjir di wilayah Pekalongan pada Senin (19/1/2026).
  • Pembatalan meliputi KA Tawang Jaya Premium dan KA Tegal Bahari dari Pasar Senen serta sembilan perjalanan dari Gambir.
  • KAI menjamin pengembalian biaya tiket 100 persen bagi penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan tersebut.

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta terpaksa melakukan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api akibat proses normalisasi selepas banjir di wilayah Pekalongan pada Senin (19/1/2026).

Gangguan ini merupakan buntut dari antrean operasional yang terjadi setelah jalur rel di wilayah Pekalongan sempat terendam air beberapa hari ini.

Meskipun jalur kereta api di lokasi terdampak kini sudah bisa dilalui kembali, KAI masih harus melakukan pengaturan perjalanan secara bertahap untuk memastikan kelancaran lalu lintas kereta.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa langkah pembatalan ini diambil sebagai bagian dari pemenuhan standar keselamatan sarana dan prasarana.

“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama kami. Oleh karena itu, KAI melakukan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api guna menghindari potensi keterlambatan yang lebih besar apabila perjalanan tetap dijalankan ” ujar Franoto dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (19/1/2026).

Berdasarkan data operasional hingga hari ini, terdapat dua rangkaian kereta api dari Stasiun Pasar Senen yang batal berangkat, yakni KA Tawang Jaya Premium dan KA Tegal Bahari.

Kondisi lebih parah terjadi di Stasiun Gambir dengan total sembilan jadwal perjalanan yang dibatalkan, mencakup kereta menuju Semarang, Surabaya, hingga Malang.

Beberapa kereta unggulan yang tidak beroperasi di antaranya adalah KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya dan KA Gajayana Tambahan relasi Gambir-Malang.

Di luar itu, masih ada KA Gajayana Tambahan relasi Gambir-Malang, KA Argo Merbabu relasi Gambir-Semarang Tawang, KA Papandayan relasi Gambir-Bandung-Garut hingga KA Argo Muria relasi Gambir–Semarang Tawang.

Baca Juga: Jalur Kedunggedeh Normal Lagi Usai KA Purwojaya Anjlok, Argo Parahyangan Jadi Pembuka Jalan

Pihak KAI telah bergerak cepat dengan mengirimkan informasi pembatalan secara proaktif kepada para calon penumpang melalui layanan pesan singkat atau SMS blast.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, perusahaan plat merah ini memberikan jaminan pengembalian biaya tiket secara penuh atau sebesar 100 persen bagi pelanggan yang terdampak.

Para penumpang dapat mengurus proses pengembalian bea tiket tersebut hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan melalui loket stasiun maupun aplikasi resmi.

“KAI kembali menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Seluruh kebijakan operasional yang diambil semata-mata untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api. KAI terus melakukan evaluasi dan pemantauan hingga operasional kembali normal,” tutup Franoto.

Load More