- Seorang PPPK bernama NHW (31) ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Bekasi pada Rabu (4/2/2026) oleh rekan kerja.
- Polda Metro Jaya memastikan korban meninggal akibat pembunuhan karena ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban.
- Dua terduga pelaku berinisial AR dan AA telah ditangkap di Cianjur, sementara motif pembunuhan masih diselidiki.
Dari penelusuran awal, polisi memastikan bahwa NHW merupakan korban pembunuhan. Ditemukan bekas tindak kekerasan pada tubuh korban yang menguatkan dugaan bahwa ia tidak meninggal secara wajar.
"Sementara dalam kasus tersebut ada tindakan kekerasan. Nah, artinya korban ini dibunuh oleh beberapa orang,” ujar Budi.
4. Sejumlah Barang Berharga Milik Korban Hilang
Dugaan pembunuhan ini juga disertai hilangnya sejumlah aset pribadi korban. Polisi menemukan beberapa barang milik korban tidak berada di tempat kejadian perkara.
Barang-barang yang dilaporkan hilang meliputi satu unit sepeda motor Honda Vario, dua unit telepon genggam, dan sebuah dompet.
5. Korban Dikenal Pendiam dan Diduga Hendak Pulang Kampung
Menurut pemilik kontrakan, Slamet, NHW dikenal sebagai pribadi yang sopan namun tertutup. Meski jarang bergaul dengan warga sekitar, korban diketahui aktif dalam komunitas lari dan rutin berolahraga di pusat kebugaran (gym).
Sebelum ditemukan tewas, NHW sempat berencana pulang ke kampung halamannya. Ia bahkan telah meminta izin ke kantor dan bertukar jadwal kerja dengan rekan agar bisa mendapat libur lebih lama mulai Senin (2/2/2026). Namun, rencana tersebut tidak pernah terlaksana.
6. Kontrakan Masih Disegel
Baca Juga: Terjerat Utang Judi Online, Pria di Boyolali Rampok Tetangga dan Bunuh Bocah 6 Tahun
Hingga kini, rumah kontrakan korban masih disegel dengan garis polisi.
Meski telah ditaburi serbuk kopi dan kapur barus untuk menyamarkan aroma, bau tidak sedap dari jenazah yang sempat membusuk di dalam ruangan dilaporkan masih tercium di sekitar lokasi.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Jejak Uang Panas Bupati Sudewo, KPK Endus Aliran Dana Masuk-Keluar di Koperasi Artha Bahana Syariah
-
Kejaksaan Singapura Segera Putuskan Ekstradisi Paulus Tannos, KPK Tunggu Ringkasan Sidang
-
Lagi Viral! Ini Penampakan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor
-
Harapan Mengadu Nasib di Jakarta Masih Tinggi, Pramono Wanti-Wanti Calon Perantau Selepas Idulfitri
-
7 Fakta Kasus Penyiraman Air Keras di Cempaka Putih, Cairan dari Praktikum Sekolah
-
HPP Rp3,4 Juta Tapi Dijual Rp6,8 Juta, Dirut Evercoss Bingung Harga Chromebook di E-Katalog Bengkak
-
Gubernur Pastikan Stok Pangan Jakarta Aman Hingga Lebaran, Warga Diminta Tak 'Panic Buying'
-
5 Fakta Video Viral Lansia Dituduh Jukir Liar di Jakarta Utara, Ternyata Pensiunan Guru
-
Soal Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme, Wamenhan: Penegakan Hukum Tetap di Polri
-
Jaksa Bantah Nadiem Makarim Soal Harga Laptop: LKPP Sebut Ada Kemahalan Harga di Proyek Chromebook