- Thony Saut Situmorang menyoroti dugaan korupsi dan kebocoran negara di Bea Cukai dalam podcast pada 12 Februari 2026.
- Ia menekankan solusi meliputi penguatan integritas, pengawasan detail, dan pemanfaatan teknologi seperti blockchain di Bea Cukai.
- Saut juga menyinggung lemahnya pengawasan internal serta tanggung jawab pemimpin terhadap posisi IPK Indonesia yang rendah.
“Bang ini satu kasus ya Blu-ray ini ya itu setoran bulanannya 7 M loh. Gede banget,” katanya.
Ia menegaskan, pemberantasan korupsi harus dilakukan secara tegas melalui penguatan instrumen hukum.
“Jadi kebijakan utama itu adalah pedang pemberantasan korupsi yang saya bilang di bawah Presiden itu itu di pedang kalau hanya dipegang begini aja gak takut orang. Itu memang harus ditebas. Even you punya teman sendiri. Caranya dengan tadi itu mengembalikan Undang-Undang KPK,” ujar Saut.
Selain pembenahan pemasukan negara melalui Bea Cukai, Saut juga menekankan pentingnya pengawasan pada sisi pengeluaran serta penguatan sektor produksi nasional agar tidak terjebak pada ekonomi berbasis konsumsi.
Sebagai informasi, dalam podcast tersebut juga disampaikan bahwa tim penyidik KPK sebelumnya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 17 orang dalam kasus dugaan suap importasi barang di kepabeanan.
Nilai uang yang disita mencapai Rp40,5 miliar dan enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka, satu di antaranya pejabat Bea dan Cukai.
Saut menegaskan, institusi Bea Cukai tetap diperlukan sebagai garda terdepan pengawasan pintu masuk negara. Namun, lembaga tersebut harus dibenahi secara menyeluruh agar mampu mendorong peningkatan integritas dan memperbaiki posisi Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi global.
Reporter: Dinda Pramesti K
Baca Juga: Pejabat Pajak Jadi Direksi 12 Perusahaan, Eks Penyidik KPK Sebut Ada Konflik Kepentingan
Berita Terkait
-
Pejabat Pajak Jadi Direksi 12 Perusahaan, Eks Penyidik KPK Sebut Ada Konflik Kepentingan
-
Purbaya Akui Tiffany & Co Disegel Bea Cukai Gegara Impor Ilegal
-
Khofifah Jadi Saksi Kasus Hibah Pokir DPRD Jatim
-
Saut Situmorang: OTT Bea Cukai Tak Mengejutkan, Tanpa Reformasi Sistem Hasilnya Akan Stagnan
-
Tiffany & Co Plaza Senayan Disegel! Kilau Perhiasan Kini Tertutup Kertas
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jelang HUT RI, Ikon Pahlawan Solo Ini Dipoles hingga Bersih
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya