- CIA menggunakan teknologi Ghost Murmur untuk menyelamatkan pilot AS yang jatuh di pegunungan wilayah selatan Iran.
- Teknologi Ghost Murmur bekerja dengan mendeteksi sinyal elektromagnetik detak jantung manusia melalui sistem quantum magnetometry canggih.
- Keberhasilan operasi militer ini dikonfirmasi oleh Direktur CIA John Ratcliffe setelah pilot ditemukan tanpa terdeteksi pasukan Iran.
Suara.com - Badan Intelijen Amerika Serikat, CIA dilaporkan menggunakan teknologi rahasia terbaru bernama Ghost Murmur untuk menemukan dan menyelamatkan seorang pilot yang jatuh di wilayah selatan Iran.
Pilot yang diselamatkan, yang dikenal dengan kode Dude 44 Bravo, dilaporkan bertahan selama dua hari di celah pegunungan selatan Iran setelah pesawat F-15 miliknya ditembak jatuh.
Direktur CIA John Ratcliffe mengonfirmasi keberhasilan misi penyelamatan pilot AS tersebut.
Ratcliffe menyebut agen CIA memastikan keberadaan pilot tanpa bisa diketahui oleh pasukan Iran.
Presiden AS Donald Trump juga memuji operasi tersebut.
“Ini seperti menemukan jarum di tumpukan jerami. CIA luar biasa dalam menemukan titik kecil itu,” ujarnya dilansir dari NY Post.
Lantas apa itu Ghost Murmur?
Ghost Murmur merupakan teknologi rahasia atau alat canggih yang dikembangkan oleh CIA (Central Intelligence Agency) Amerika Serikat.
Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi sinyal elektromagnetik lemah yang dihasilkan oleh detak jantung manusia.
Baca Juga: Selat Hormuz Dibuka Sementara, Iran Tetapkan 2 Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Alat futuristik ini disebut mampu mendeteksi detak jantung manusia dari jarak jauh.
Teknologi tersebut memanfaatkan quantum magnetometry untuk menangkap sidik elektromagnetik dari detak jantung, lalu diproses dengan kecerdasan buatan guna memisahkan sinyal dari gangguan sekitar.
Ini menjadi pertama kalinya alat tersebut digunakan dalam operasi militer.
“Dalam kondisi yang tepat, jika jantung Anda berdetak, kami akan menemukan Anda,” ungkap salah satu sumber yang mengetahui program tersebut kepada NY Post.
Sumber tersebut menambahkan prosesnya seperti mendengar suara di stadion raksasa dengan area ribuan kilometer.
Perangkat ini dikembangkan oleh divisi rahasia Skunk Works milik Lockheed Martin.
Teknologi tersebut sebelumnya diuji pada helikopter Black Hawk dan dipersiapkan untuk digunakan pada jet tempur F-35.
Berita Terkait
-
Selat Hormuz Dibuka Sementara, Iran Tetapkan 2 Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
-
Dewan Keamanan Iran: Perang Belum Berakhir, Tangan Kami Tetap di Pelatuk
-
Pepesan Kosong Ancaman Donald Trump ke Iran: 3 Kali Ultimatum, 3 Kali Ditunda
-
Politisi Demokrat Dorong Pemakzulan Donald Trump dan Menteri Perang AS
-
Trump Ancam Musnahkan 'Satu Peradaban' di Iran, Wapres AS Buru-buru Meluruskan
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina