- Polda Metro Jaya mengungkap 1.833 kasus narkotika selama tiga bulan terakhir di wilayah Jakarta dan sekitarnya melalui operasi intensif.
- Polisi membongkar laboratorium ekstasi di Apartemen Bassura Jakarta Timur yang mampu memproduksi 150 butir per hari bagi konsumen urban.
- Aparat menyita 11.000 cartridge vape etomidet dan 883.282 butir obat daftar G dari berbagai jaringan di wilayah Jakarta Utara serta Selatan.
Penyidik menemukan bahwa praktik pembuatan vape cartridge berisi zat bius ini juga dilakukan di lingkungan apartemen untuk menghindari pantauan petugas.
Pada awal Januari 2026, polisi membongkar tempat pembuatan etomidet di Apartemen Green Bay Pluit, Jakarta Utara. Di lokasi tersebut, petugas menyita barang bukti berupa 100 gram bubuk yang mengandung zat etomidet.
Kasus ini melibatkan jaringan internasional, di mana petugas menangkap satu warga negara Tiongkok berinisial HW. Tersangka HW berperan penting dalam proses produksi bersama satu warga negara Indonesia yang bertugas meracik ataupun membuat cartridge etomidet siap edar.
Perburuan terhadap jaringan vape etomidet terus berlanjut hingga ke wilayah Jakarta Selatan. Satres Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil membongkar jaringan serupa di Apartemen Kalibata City.
Dalam operasi tersebut, polisi menyita sedikitnya 5.095 pcs cartridge dan mengamankan tiga orang tersangka yang terlibat dalam distribusi barang haram tersebut di tengah masyarakat.
Kategori kasus menonjol ketiga yang menjadi fokus Polda Metro Jaya berkaitan dengan peredaran obat-obatan terlarang yang masuk dalam daftar G.
Obat-obatan seperti tramadol dan eksimer menjadi perhatian karena peredarannya yang luas di kota-kota besar dan seringkali menjadi pintu masuk bagi penyalahgunaan narkotika yang lebih berat.
“Dalam kurun waktu tiga bulan, polda metro jaya, polrres, serta polsek jajaran polda metro jaya telah mengungkap sebanyak 900-297 kasus terkait dengan peredaran telah obat-obat berbahaya dan telah mengamankan 349 orang yang saat ini sedang berproses,” katanya.
Intensitas pengungkapan kasus obat daftar G ini menunjukkan angka yang sangat tinggi dengan melibatkan ratusan tersangka.
Baca Juga: 'Urat Malu Putus?' Viral Pria Diduga TNI Cekcok dengan Polisi Gegara Terobos Lampu Merah
Total barang bukti yang berhasil disita aparat kepolisian dari berbagai wilayah hukum Polda Metro Jaya mencapai angka 883.282 butir obat-obatan berbahaya dalam berbagai macam jenis.
Saat ini, seluruh tersangka dan barang bukti telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut guna memutus rantai peredaran narkotika di Jakarta.
Berita Terkait
-
'Urat Malu Putus?' Viral Pria Diduga TNI Cekcok dengan Polisi Gegara Terobos Lampu Merah
-
Bukan Tanpa Sebab, Ini Alasan Irish Bella Tahan Anak-Anak Bertemu Ammar Zoni
-
Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar
-
BNN Usul Larang Vape: Temuan Narkotika di Liquid Picu Alarm Bahaya
-
Kepala BNN Usul Vape Dilarang Total, Temukan Kandungan Sabu hingga Obat Bius di Liquid
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik