- Pemerintah Iran mengungkap bahwa AS dan Israel telah mengemis gencatan senjata sejak hari ke-10 perang karena gagal mendominasi medan tempur.
- AS akhirnya menyetujui gencatan senjata dua minggu dan menerima 10 poin tuntutan Iran, termasuk pencabutan sanksi dan kontrol atas Selat Hormuz, melalui mediasi Pakistan.
- Meski akan menggelar negosiasi damai di Islamabad pada 10 April 2026, militer Iran tetap waspada dan siap kembali menyerang jika AS berkhianat, sementara Israel menolak menghentikan perang di Lebanon.
"Ini akan menjadi CEASEFIRE dua sisi," tulis Trump, seraya menambahkan bahwa pembukaan Selat Hormuz secara aman dan segera adalah syarat utama gencatan senjata ini.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengonfirmasi kesepakatan sementara ini, namun menekankan bahwa keamanan pelayaran di Selat Hormuz akan tetap berada di bawah koordinasi Angkatan Bersenjata Iran.
Perundingan bersejarah ini rencananya akan mulai diselenggarakan secara intensif di ibu kota Islamabad pada hari Jumat, 10 April 2026 mendatang.
Meski AS-Israel sudah menyerah dan negosiasi dijadwalkan berlangsung, Dewan Keamanan Nasional mengingatkan rakyatnya bahwa mereka berangkat dengan rasa ketidakpercayaan penuh terhadap AS.
Menyitat Tasnim News, pasukan militer Iran memastikan bahwa jari mereka saat ini masih menempel kuat di pelatuk senjata dan siap memberikan balasan mematikan jika musuh berani melakukan kesalahan sekecil apa pun.
Sementara itu, Israel menyatakan mendukung keputusan Trump, namun menegaskan bahwa gencatan senjata tersebut tidak berlaku untuk operasi militer mereka di Lebanon.
Berita Terkait
-
Unggah Pernyataan Iran di Medsos Pribadi, Donald Trump Diledek Jadi 'Jubir Iran'
-
Gencatan Senjata AS-Iran Bisa Goyang Netanyahu, Ini Analisis Pengamat!
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Hasil Lengkap Investigasi PBB soal TNI Tewas karena Proyektil Israel
-
Usai Pernyataan Gencatan Senjata, Trump Dikhawatirkan Berubah Pikiran Lagi
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina