- BNN mengusulkan pelarangan total rokok elektrik di Indonesia karena ditemukannya kandungan narkotika pada ratusan sampel cairan vape.
- Hasil uji laboratorium menunjukkan 341 sampel cairan vape mengandung zat berbahaya yang memicu langkah ekstrem tersebut.
- Pengguna vape menolak usulan pelarangan total dan menyarankan pemerintah memperketat pengawasan distribusi cairan vape ilegal saja.
Senada dengan Mayra, seorang pengguna vape, Rio, yang telah menggunakan vape selama kurang lebih tiga tahun juga menyuarakan hal yang sama.
Rio awalnya hanya mencoba-coba hingga akhirnya menjadi rutinitas harian. Baginya, vape jauh lebih ramah lingkungan dan tidak sekeras rokok biasa.
"Karena menurut saya lebih ringan dan nggak sekeras rokok biasa. Selain itu baunya juga nggak terlalu mengganggu orang sekitar," ungkap Rio saat ditemui.
Ia mengaku terkejut dengan wacana pelarangan total yang diusulkan BNN. Menurutnya, kasus narkoba dalam vape adalah ulah oknum, bukan cerminan seluruh pengguna vape.
"Awal saya dengar berita ini juga kaget, memang mungkin ada yang menyalahgunakan, tapi kan itu oknum. Mayoritas pengguna vape seperti saya pakainya normal aja lah, bukan untuk hal yang aneh-aneh," jelasnya
Rio memandang usulan pelarangan total sebagai langkah yang tidak bijaksana karena terkesan memukul rata semua pihak.
"Saya pribadi nggak setuju. Karena kalau langsung dilarang, itu kayak menyamaratakan semua pengguna. Harusnya yang ditindak itu kan penyalahgunaannya, bukan produknya,” ujarnya.
Ia juga meyakini bahwa liquid yang dijual di gerai-gerai resmi memiliki standar keamanan yang jelas.
"Saya setuju banget. Liquid yang dijual di toko-toko resmi itu jelas isinya, biasanya cuma nikotin dan perasa. Jadi nggak semua liquid dianggap berbahaya atau mengandung narkoba," tambahnya.
Baca Juga: Tolak Larangan Total Vape, Pengusaha Minta Pemerintah Fokus pada Pengawasan Ketat
Ketika ditanya mengenai langkah yang akan diambil jika vape benar-benar dilarang, Rio mengaku masih mempertimbangkan untuk berhenti total dibandingkan harus kembali ke rokok biasa.
"Jujur saya masih bingung. Kemungkinan ada dua, antara balik lagi ke rokok biasa atau sekalian coba berhenti. Tapi kalau disuruh pilih, saya lebih ingin bisa berhenti daripada balik ke rokok biasa sih," tutup Rio. (Tsabita Aulia)
Berita Terkait
-
Tolak Larangan Total Vape, Pengusaha Minta Pemerintah Fokus pada Pengawasan Ketat
-
Sektor Alternatif: Dorong Pemahaman Profil Risiko Produk Tembakau Non-Bakar
-
Lapas Nyaris Meledak! Kepala BNN Usul 54 Ribu Pengguna Narkoba Direhabilitasi Ketimbang Dipenjara
-
BNN Usul Larang Vape: Temuan Narkotika di Liquid Picu Alarm Bahaya
-
Kepala BNN Usul Vape Dilarang Total, Temukan Kandungan Sabu hingga Obat Bius di Liquid
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
Terkini
-
Pemerintah Luncurkan Buku Saku 0%, Targetkan Kemiskinan Nol Persen
-
Soroti Kasus Keracunan MBG di Jaktim, KPAI: Predikat 'Gratis' Tak Hapus Tanggung Jawab Hukum!
-
Ini Alasan Jusuf Kalla Polisikan Rismon Buntut Tudingan Pendanaan Dalam Kasus Ijazah Jokowi
-
Sentil Gibran Soal Kasus Andrie Yunus, HMI: Menjenguk Saja Tak Cukup, Bongkar Aktor Intelektualnya!
-
Ketua Badko HMI Jabar Kena Intimidasi Usai Unggah Konten untuk Andrie Yunus: Nggak Ngefek Bang
-
Donald Trump Sebut Ada Peran China di Balik Gencatan Senjata Iran dan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata dengan Iran, Netanyahu: Israel Tetap Akan Bombardir Lebanon
-
Haris Rusly Moti: Gaya Inklusif Prabowo dan Dasco Berhasil Jaga Stabilitas Nasional
-
Kemenpan RB Ingatkan Instansi Pusat-Daerah WFH Mulai Jumat Ini, Beri Peringatan Jika Tak Patuh
-
Bantah Jadi Pendana Isu Ijazah Jokowi, JK: Saya Bukan Tipe Kritik dari Belakang Apalagi Bayar Orang!