- Iran dan Amerika Serikat sepakat melakukan gencatan senjata selama dua minggu serta menjamin akses di Selat Hormuz.
- Perundingan lanjutan untuk mencapai perdamaian permanen dijadwalkan akan segera dilaksanakan di Pakistan pada hari Jumat mendatang.
- Sejumlah negara Arab menyambut positif kesepakatan tersebut sebagai momentum diplomasi untuk meredakan eskalasi konflik di Timur Tengah.
“mengarah pada perdamaian komprehensif dan berkelanjutan,” kata Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam sebuah pernyataan, dikutip Rabu (8/4/2026).
Oman
Kementerian Luar Negeri Oman menyampaikan sambutan atas pengumuman gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat, serta mengapresiasi upaya Pakistan dan berbagai pihak yang mendorong penghentian konflik.
“Kesultanan Oman menegaskan pentingnya memperkuat upaya saat ini untuk menemukan solusi yang mampu mengakhiri krisis dari akar-akarnya serta mewujudkan gencatan senjata permanen terhadap kondisi perang dan tindakan-tindakan bermusuhan di wilayah tersebut,” tulis Pernyataan yang diunggah di akun X resmi milik Kementerian Luar Negeri Oman.
Irak
Kementerian Luar Negeri Irak juga “menyambut baik” kesepakatan tersebut, namun menekankan pentingnya dialog lanjutan antara AS dan Iran.
“Kementerian juga menyerukan untuk membangun langkah positif ini dengan meluncurkan jalur dialog yang serius dan berkelanjutan yang mengatasi penyebab perbedaan dan memperkuat saling percaya,” tulis pernyataan Kementerian Luar Negeri Irak yang diunggah di akun X.
Irak sendiri ikut terdampak konflik, dengan meningkatnya ketegangan antara kelompok bersenjata yang didukung Iran dan pasukan AS.
Mesir
Baca Juga: Kilang Minyak Iran Diserang Usai Gencatan Senjata Diumumkan
Dalam pernyataan yang diunggah melalui Facebook, Kementerian Luar Negeri Mesir menyatakan bahwa gencatan senjata merupakan momentum krusial yang perlu dimanfaatkan untuk mendorong negosiasi, diplomasi, serta dialog yang konstruktif.
“Merupakan peluang yang sangat penting yang harus dimanfaatkan untuk membuka ruang bagi negosiasi, diplomasi, dan dialog konstruktif,” tulisnya.
Mesir juga menekankan bahwa kesepakatan tersebut harus dilandasi komitmen penuh untuk menghentikan operasi militer dan menghormati kebebasan navigasi internasional.
Selain itu, Mesir menyatakan akan terus bekerja sama dengan Pakistan dan Turki guna memperkuat keamanan dan stabilitas kawasan.
Pemerintah Mesir juga menegaskan bahwa pembicaraan antara AS dan Iran perlu memperhatikan kepentingan serta kekhawatiran keamanan yang sah dari negara-negara Teluk. (Dinda Pramesti K)
Berita Terkait
-
Kilang Minyak Iran Diserang Usai Gencatan Senjata Diumumkan
-
Siapa Shehbaz Sharif? Tokoh Kunci di Balik Gencatan Senjata AS-Iran
-
Hizbullah Ancam Israel: Jika Langgar Gencatan Senjata, Iran Siap Turun Tangan
-
Gencatan Senjata AS-Iran: Daftar 10 Tuntutan Teheran yang Disetujui Trump dan Fakta Terbarunya
-
Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Dinsos DIY Tak Buka Posko Aduan Desil, Cari Formula agar Warga Tak Kehilangan Bantuan
-
Dua Kali Gagal, Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga Kasus Korupsi MBG
-
Melandai! Hotspot Kalbar Sisa 28, Menhut Ingatkan Pergeseran Titik Api ke Sumatra
-
Hati-hati Terjebak Macet! Puncak Arus Balik Libur Maulid Nabi di Jakarta Terjadi Hari Ini
-
Crazy Rich Cilegon Bagi-bagi Durian ke Ratusan Anak Yatim di Momen HUT PAN ke-28
-
Serang Dihebohkan Kehadiran Verrell Bramasta dan Edison Sitorus
-
Ternyata Ini Penyebab Sukhoi TNI AU "Kebablasan" Keluar Landasan Saat Test Flight
-
Desil Berubah, BPS DIY Akui Data Bisa Melenceng
-
Investor Ambil Cuan, IHSG Tersungkur Hari Ini Tapi Tetap di Level 6.500
-
10 Pantangan Feng Shui Dapur yang Sebaiknya Dihindari, dari Posisi Kompor hingga Sink