News / Internasional
Kamis, 09 April 2026 | 07:30 WIB
Donald Trump [The White House]
Baca 10 detik
  • Presiden Trump menegaskan bahwa wilayah Lebanon tidak termasuk dalam perjanjian gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
  • Agresi militer Israel di Lebanon memicu Iran menangguhkan lalu lintas kapal tanker minyak di Selat Hormuz global.
  • Amerika Serikat menunjuk Pakistan sebagai mediator untuk membujuk Iran menjaga gencatan senjata dan membuka jalur energi.

Serangan tersebut tidak hanya merusak fasilitas militer tetapi juga menimbulkan korban di kalangan sipil. Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel dan pangkalan militer AS di Timur Tengah, yang praktis melumpuhkan pengiriman energi melalui Selat Hormuz.

Pada Selasa (7/4/2026), Trump sempat menyatakan optimisme setelah menyetujui gencatan senjata selama dua pekan dengan Iran.

Ia mengklaim bahwa Teheran telah setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai bagian dari kesepakatan awal tersebut. Namun, nasib pembukaan jalur energi ini kini bergantung pada hasil pembicaraan lanjutan.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran telah mengonfirmasi bahwa delegasi Teheran dijadwalkan memulai dialog langsung dengan perwakilan Amerika Serikat pada Jumat (10/4/2026).

Load More