Gedung Putih membantah klaim bahwa Presiden Donald Trump telah menyetujui sepuluh tuntutan dari Iran.
Juru bicara menegaskan bahwa penghentian program pengayaan uranium tetap menjadi syarat mutlak dari Amerika.
Gencatan senjata selama dua pekan menjadi awal negosiasi baru bagi kedua negara yang berkonflik.
Iran kemudian mencoba mengirimkan revisi proposal baru untuk mendapatkan persetujuan dari pihak Gedung Putih.
Gencatan senjata AS Iran memberikan ruang bagi kedua negara untuk meninjau kembali persyaratan yang memungkinkan.
Meski ada revisi namun rincian mengenai poin mana yang disetujui masih dirahasiakan oleh pemerintah.
Amerika Serikat tetap bersikeras agar program nuklir yang dijalankan oleh Teheran segera dihentikan sepenuhnya.
"Garis merah presiden, yaitu penghentian pengayaan Iran di Iran, tidak berubah," kata Leavitt dengan sangat tegas.
Secara mengejutkan Donald Trump melalui akun Truth Social miliki pribadinya memberikan sebuah pandangan yang berbeda.
Gencatan senjata AS Iran disebut oleh Trump sebagai sebuah fondasi yang cukup masuk akal dilakukan.
Presiden menganggap bahwa pembicaraan ini merupakan langkah awal yang baik untuk menuju kesepakatan yang nyata.
Optimisme Trump terlihat jelas ketika ia menyebut proses negosiasi ini bersifat timbal balik bagi kedua negara.
Baca Juga: Apa Itu Amandemen ke-25? Didorong untuk Lengserkan Trump Pasca Kekalahan AS dari Iran
"Periode dua minggu akan memungkinkan Perjanjian tersebut untuk diselesaikan dan diwujudkan," tulis Presiden AS ini.
Beberapa poin yang diinginkan Teheran meliputi hak pengayaan uranium hingga penghapusan sanksi ekonomi secara permanen.
Gencatan senjata AS Iran juga diharapkan oleh Iran mampu menghentikan serangan militer ke wilayah mereka.
Namun Amerika Serikat tetap menuntut agar Teheran menyerahkan seluruh cadangan uranium yang mereka miliki saat ini.
Ketegangan nuklir ini memang menjadi pemicu utama perang yang telah berlangsung sejak akhir Februari lalu.
Pihak Israel dan Amerika Serikat terus memantau aktivitas nuklir yang diklaim Iran hanya untuk tujuan damai.
Dunia kini menanti apakah gencatan senjata AS Iran ini akan berlanjut menjadi perdamaian yang abadi.
Setelah lebih dari satu bulan berperang kedua negara akhirnya setuju untuk menghentikan kontak senjata sementara.
Publik berharap tidak ada lagi gempuran militer yang merusak stabilitas ekonomi dan keamanan di Timur Tengah.
Proses diplomasi masih terus berjalan di belakang layar untuk menyamakan persepsi antara Trump dan Iran.
Kepastian mengenai masa depan program nuklir Iran menjadi kunci utama dalam menjaga kesepakatan gencatan senjata.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun
-
Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul
-
Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!