News / Internasional
Selasa, 14 April 2026 | 14:23 WIB
Pemerintah Kolombia resmi menyetujui rencana untuk menyuntik mati puluhan kuda nil liar yang merupakan keturunan koleksi pribadi gembong narkoba Pablo Escobar pada era 1980-an. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kolombia akan menyuntik mati 80 ekor kuda nil liar keturunan milik gembong narkoba Pablo Escobar di wilayah tengah.
  • Keputusan diambil karena populasi kuda nil yang berkembang biak menjadi spesies invasif dianggap mengancam ekosistem serta keselamatan warga setempat.
  • Program pengendalian populasi ini menelan anggaran 1,98 juta dolar AS setelah metode sterilisasi dinilai gagal dan memakan biaya besar.

Lokasi tersebut ramai dikunjungi wisatawan yang ingin melihat langsung hewan unik tersebut.

Rencana pemusnahan ini menuai kritik keras dari aktivis hak hewan. Senator Andrea Padilla menyebut kebijakan tersebut sebagai keputusan kejam.

“Pembunuhan dan pembantaian tidak akan pernah bisa diterima. Mereka adalah makhluk sehat yang menjadi korban kelalaian pemerintah,” tulis Padilla di akun media sosial miliknya.

Pablo Escobar merupakan salah satu tokoh kriminal paling terkenal dalam sejarah dunia, dikenal sebagai raja narkoba asal Kolombia yang memimpin Kartel Medellín pada era 1970–1990-an.

Escobar memimpin Medellín Cartel, organisasi penyelundupan kokain terbesar di dunia.

Pada puncaknya, kartelnya menguasai sekitar 80% pasokan kokain global, terutama ke Amerika Serikat.

Escobar pernah masuk daftar orang terkaya dunia versi Forbes, dengan kekayaan diperkirakan mencapai miliaran dolar.

Escobar dikenal membangun rumah mewah, kebun binatang pribadi, hingga fasilitas umum untuk masyarakat miskin.

Baca Juga: Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Load More