- Amerika Serikat dan Iran hampir mencapai kesepakatan kerangka kerja baru yang dimediasi oleh Qatar dan Pakistan.
- Kesepakatan tersebut mencakup gencatan senjata 60 hari, pembukaan jalur pelayaran, serta pencairan dana Iran yang dibekukan.
- Sejumlah negara seperti Arab Saudi dan Turki menjadi penjamin untuk mendukung keberhasilan proses negosiasi damai tersebut.
Parlemen Iran bahkan tengah membahas rancangan undang-undang baru terkait kedaulatan Selat Hormuz.
Regulasi itu memungkinkan Iran memberlakukan sistem izin dan biaya transit bagi kapal yang melintas.
Ketegangan di kawasan juga membuat operasi pembersihan ranjau laut di Selat Hormuz belum dapat dilakukan sepenuhnya.
Inggris dan Prancis disebut tengah menyiapkan operasi internasional, namun pelaksanaannya menunggu tercapainya perjanjian damai resmi.
Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Mesir, dan Turki kini disebut telah sepakat menjadi penjamin kesepakatan AS-Iran.
Namun Uni Emirat Arab belum memberikan dukungan terbuka terhadap proses tersebut.
Di tengah dinamika politik dan keamanan itu, Arab Saudi dan Iran tetap menjaga koordinasi terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Sekitar 30 ribu jemaah Iran dijadwalkan berangkat langsung ke Arab Saudi.
Piala Dunia 2026 juga menjadi salah satu faktor yang disebut mendorong percepatan kesepakatan.
Baca Juga: Harry Maguire Tersingkir, Rooney Curiga Ada Alasan Lain di Balik Pilihan Tuchel
Berita Terkait
-
Harry Maguire Tersingkir, Rooney Curiga Ada Alasan Lain di Balik Pilihan Tuchel
-
Tuchel Tegas: Pemain Egois Tak Pantas Bela Inggris di Piala Dunia, Sindir Siapa?
-
Timnas Iran Tinggalkan AS Jelang Piala Dunia 2026, Faktor Keamanan Jadi Sorotan
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Pesta Bola 48 Negara Dimulai dari Meksiko hingga Final di New York!
-
Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus