News / Internasional
Senin, 25 Mei 2026 | 10:49 WIB
Logo Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
Baca 10 detik
  • Amerika Serikat dan Iran hampir mencapai kesepakatan kerangka kerja baru yang dimediasi oleh Qatar dan Pakistan.
  • Kesepakatan tersebut mencakup gencatan senjata 60 hari, pembukaan jalur pelayaran, serta pencairan dana Iran yang dibekukan.
  • Sejumlah negara seperti Arab Saudi dan Turki menjadi penjamin untuk mendukung keberhasilan proses negosiasi damai tersebut.

Parlemen Iran bahkan tengah membahas rancangan undang-undang baru terkait kedaulatan Selat Hormuz.

Regulasi itu memungkinkan Iran memberlakukan sistem izin dan biaya transit bagi kapal yang melintas.

Ketegangan di kawasan juga membuat operasi pembersihan ranjau laut di Selat Hormuz belum dapat dilakukan sepenuhnya.

Inggris dan Prancis disebut tengah menyiapkan operasi internasional, namun pelaksanaannya menunggu tercapainya perjanjian damai resmi.

Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Mesir, dan Turki kini disebut telah sepakat menjadi penjamin kesepakatan AS-Iran.

Namun Uni Emirat Arab belum memberikan dukungan terbuka terhadap proses tersebut.

Di tengah dinamika politik dan keamanan itu, Arab Saudi dan Iran tetap menjaga koordinasi terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Sekitar 30 ribu jemaah Iran dijadwalkan berangkat langsung ke Arab Saudi.

Piala Dunia 2026 juga menjadi salah satu faktor yang disebut mendorong percepatan kesepakatan.

Baca Juga: Harry Maguire Tersingkir, Rooney Curiga Ada Alasan Lain di Balik Pilihan Tuchel

Load More