- Kebakaran besar di Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan, menghanguskan 552 kios pada 28 Juli 2025 tanpa korban jiwa.
- Sepuluh bulan pascakebakaran, ratusan pedagang masih bertahan berjualan di lapak darurat dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.
- Pedagang menagih janji revitalisasi dari Gubernur DKI Jakarta yang hingga kini belum terealisasi maupun dikomunikasikan secara resmi.
"Kondisi saat ini, alhamdulillah, kami masih berdagang seperti biasa bersama teman-teman, meskipun dengan seadanya," ujar Asmun, suaranya tenang namun menyimpan lelah yang dalam.
Ingat Janji Akan Direvitalisasi
Menurut Asmun, sesaat setelah kebakaran, Pemprov DKI Jakarta sempat menyatakan secara terbuka bahwa Pasar Taman Puring, sebagai pasar rakyat yang dibutuhkan warga setempat, akan direvitalisasi dan diperbaiki fasilitasnya. Pernyataan itu diklaim tersebar di berbagai media.
Bagi para pedagang, kata-kata itu adalah pegangan. Namun janji itu, hingga kini, belum terwujud dalam satu pun tindakan nyata.
"Di media sosial kan ada. Di beberapa TV juga sudah ada, janji Pak Gubernur di situ. Bisa dicek di sana," kata Asmun.
Yang lebih menyakitkan, ungkapnya, bukan sekadar menunggu, tetapi menunggu tanpa kepastian. Tidak ada pertemuan resmi, tidak ada sosialisasi. Wali Kota Jakarta Selatan saat ini, M. Anwar, disebut belum pernah sekali pun meninjau langsung lokasi sejak peristiwa kebakaran.
Sementara itu, wacana relokasi ke Cidodol dan Mampang sempat berhembus. Para pedagang mengaku mendengarnya, tetapi hanya sebagai kabar angin, bukan kebijakan resmi yang dikomunikasikan kepada mereka.
"Sedangkan aslinya, faktanya di sini belum ada pertemuan. Masih seperti ini, jualan seperti biasa," ujar Asmun.
Ketika ditanya apakah mereka bersedia pindah jika diajak berdialog, Asmun tidak menolak mentah-mentah. Tetapi syaratnya jelas, harus ada pembicaraan langsung dengan Gubernur, dan apapun keputusannya harus sesuai dengan janji yang pernah diucapkan.
Baca Juga: Api Lahap Auditorium Lantai 4 Binus University di Jakarta Barat
"Intinya kami tetap menagih janji Pak Gubernur, seperti yang sudah dijanjikan. Revitalisasi, dan akan membantu yang sudah akan diperbaiki," tegas Asmun.
Doa Untuk Pramono
Di penghujung wawancara, Asmun sejenak keluar dari nada tuntutan. Ia menitipkan doa untuk sang Gubernur, yang diketahui tengah menunaikan ibadah haji.
"Semoga mendapatkan bimbingan, dapat pertolongan Allah hingga hajinya sempurna. Dan titip doa untuk seluruh warga Jakarta, khususnya Pasar Taman Puring," tutupnya.
Kata-kata itu menggantung di udara panas Taman Puring, antara ketulusan dan harapan yang sudah terlalu lama dipendam.
Di luar tenda, matahari terus memanggang. Terpal biru bergetar ditiup angin kering. Dan para pedagang itu, masih di sana, masih menunggu. Melipat kembali kemeja mereka yang basah oleh keringat, lalu kembali melayani pembeli yang sesekali masih datang ke sana.
Sepuluh bulan, dan mereka masih menunggu.
Berita Terkait
-
Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun
-
Jelang Idul Adha, Pemprov DKI Pastikan Stok dan Harga Hewan Kurban Aman
-
Auditorium Binus Anggrek Terbakar! 70 Personel Damkar Diterjunkan, Penyebab Masih Misteri
-
Api Lahap Auditorium Lantai 4 Binus University di Jakarta Barat
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba
-
Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil
-
Jejak Rolex Bupati Pekalongan di INTime Senayan City, KPK Periksa Manajer Toko Irwan Mussry
-
Jangan Diam, Hubungi Nomor Ini Jika Lihat Kekerasan Anak di Sekolah
-
Miris! Ternyata Cuma 46 Persen Kasus Bullying di Sekolah yang Berhasil Tuntas
-
Noel Ogah Ucapkan Terima Kasih ke Pimpinan KPK: Muak, Licik Seperti Bocil
-
Bukan Hanya Islam, Indro Warkop Ajak Semua Agama Bersatu Bela Palestina