Petugas SPPG tengah menyiapkan Makan Bergizi Gratis. (indonesia.go.id)
Baca 10 detik
- Pemerintah menuai kritik karena menggunakan dana pendidikan APBN 2026 sebesar Rp270 triliun untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis.
- Prof. Hafid Abbas menyarankan pemerintah mencari sumber dana alternatif dari pos subsidi atau bantuan sosial agar anggaran pendidikan terjaga.
- Program Makan Bergizi Gratis saat ini mendapat sorotan publik menyusul adanya kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Kepala Badan Gizi.
"Kalau dikelola dengan baik bisa mengangkat orang-orang yang ada di bawah," tegasnya.
Di sisi lain, ia juga menumpahkan kekecewaannya terkait mencuatnya kasus dugaan korupsi tata kelola MBG yang menyeret nama mantan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana.
Hafid mengecam keras praktik lancung tersebut, terlebih program ini menyangkut hajat hidup masyarakat bawah. Bagi Hafid, korupsi di sektor gizi adalah tindakan yang sudah di luar batas kemanusiaan.
Reporter: Alif Bintang
Komentar
Berita Terkait
-
Anggaran MBG 2027 Bakal Turun, Segini Hitung-hitungannya!
-
Keras! Guru Besar UNJ Sebut Program Makan Bergizi Gratis Jadi 'Proyek Berbagi Keuntungan'
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Besar-besaran, Kemenkeu Ikut Awasi SPPG
-
Gara-gara Berkas Tak Lengkap! Kasus Heli Anggota DKPP Tio Aliansyah Resmi Dinyatakan Gugur
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Diprotes Netizen, Dasco Sebut Ucapan Ultah untuk Nadiem Makarim Cuma Ulah Admin Baru
-
Diwarnai Dugaan Teror, Sengketa Lahan Club de Arjuna Diminta Diselesaikan di Pengadilan
-
Catatan Merah Komnas HAM, Demo Agustus-September 2025 Jadi Momentum Evaluasi
-
Nadiem Makarim Siapkan Saksi Baru di Tahap Banding untuk Lawan Vonis 10 Tahun
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Nasib Karyawan Terjawab, Kata Dasco Usai Panggil Bos Tokopedia-TikTok: Tidak Ada PHK
-
PDIP Sindir Narasi 'Jateng Kandang Gajah' di Tengah Rencana Safari Jokowi
-
Tarif JakLingko Rp2.000 Dinilai Berisiko Bikin Penumpang Kembali Naik Motor
-
Tak Sempat Nyatakan Sikap Usai Sidang, Kuasa Hukum Nadiem Curiga Majelis Hakim di Bawah Tekanan
-
Banggar DPR Minta Usulan Insentif Kepala Daerah Ditunda: Jaga Fiskal Lebih Penting