Suara.com - Pada sesi pembukaan Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/8/2014), naik sebesar 37,01 poin seiring dengan sentimen positif di dalam negeri maupun eksternal.
IHSG BEI dibuka naik 37,01 poin atau 0,73 persen menjadi 5.090,77. Sedangkan indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 9,27 poin (1,08 persen) ke level 871,18.
"IHSG BEI menguat merespon penguatan bursa saham regional serta mata uang rupiah," kata analis Samuel Sekuritas Aiza di Jakarta.
Dia mengungkapkan, bahwa bursa Asia dibuka menguat pada Senin pagi ini dipimpin bursa saham Nikkei Jepang yang menguat cukup signifikan sekitar 1,4 persen, akibat meredanya konflik geopolitik Rusia dan Ukraina.
Sementara itu, lanjut dia, nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi Rp11.718 per dolar AS pada Senin pagi dibandingkan posisi sebelumnya Rp11.778 per dolar AS.
Tim Analis Teknikal Mandiri Sekuritas dalam kajiannya mengemukakan, bahwa sentimen dari dalam negeri, pasar menanti pengumuman data neraca transaksi berjalan Indonesia yang sedianya akan dirilis pekan ini.
"Jika angka data neraca transaksi berjalan Indonesia ternyata lebih buruk dari proyeksi, implikasinya akan berpengaruh terhadap keluarnya dana asing, yang mengakibatkan terjadinya koreksi pada indeks BEI," katanya.
Ia memperkirakan bahwa indeks BEI masih akan bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat dengan rentang kisaran 5.042-5.070 poin pada awal pekan ini (11/8/2014).
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 221,66 poin (0,91 persen) ke level 24.553,07, indeks Nikkei naik 277,50 poin (1,88 persen) ke level 15.055,87 dan Straits Times menguat 18,24 poin (0,55 persen) ke posisi 3.307,13 (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Video Ledakan Tambang Antam di Bogor Ternyata Hoaks
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Bos Danantara Pamer Hasil Transformasi Total BUMN, Valuasi TLKM Naik Jadi Rp 115 T
-
Akhirnya IHSG Tembus Level 9.000, Apa Pemicunya?
-
PLTP Lumut Balai Unit 3 Dieksekusi, Mulai Beroperasi pada 2030
-
IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025
-
Rupiah Bangkit ke Rp16.865 Per Dolar AS, Putus Tren Pelemahan Berturut-turut
-
Ancaman Krisis Iklim, Menko Airlangga Ungkap Produksi Padi Sempat Anjlok 4 Juta Ton
-
Mengapa Proyek Monorel Jakarta Gagal Terbangun?
-
KLH Akan Gugat Perdata 6 Perusahaan Terkait Banjir Sumatera, Kejar Ganti Rugi Triliunan Rupiah