Suara.com - Ikatan Keluarga Alumni Program Pendidikan Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) RI Angkatan 54 memberikan donasi melalui Gerakan Gotong Royong Bantu Tenaga Kesehatan Cegah Corona (Gebah Corona), yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan sebuah media nasional. Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Angkatan 54 mendonasikan sebesar Rp 105 juta, yang dikumpulkan dari sumbangan para anggota.
Penyerahan donasi dilakukan di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Senin (20/4/2020).
Penyerahan dilakukan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Irjen (Pol) Muhammad Iqbal selaku Ketua Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Angkatan 54. Hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Pengawasan, Pemeriksaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Bayu Wahyudi dan pemimpin redaksi media yang besangkutan, Irfan Junaidi.
“Saat ini, angka pasien positif Virus Corona di Indonesia telah menembus lebih dari 6.000 kasus. Aksi nyata penggalangan dana lewat Gebah Corona ini, kami harapkan tidak berhenti sampai negara ini dapat melalui pandemi Covid-19. Kami harap, dukungan dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Angkatan 54, yang merupakan agen perubahan, dapat menginspirasi masyarakat untuk melakukan aksi nyata serupa dan secara berkelanjutan,” kata Bayu.
Sementara itu, Muhammad Iqbal mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi gerakan seperti Gebah Corona yang diinisiasi BPJS Kesehatan, IDI dan media nasional.
“Ini sejalan dengan apa yang diperintahkan Presiden Joko Widodo, untuk mencegah atau menanggulangi pandemi Covid-19 ini dengan semangat gotong royong, semangat kebersamaan dan semangat untuk saling peduli. Kami di sini membawa komunitas masyarakat Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Angkatan 54 untuk sedikit berbagi dan berkontribusi. Kami juga meyakini bahwa donasi lewat Gebah Corona akan disalurkan kepada pihak yang tepat,” ujar Iqbal.
Iqbal juga berharap, kontribusinya lewat Gebah Corona setidaknya dapat membantu tenaga kesehatan untuk semakin profesional, terlindungi, dalam menjadi garda terdepan penanganan Covid-19. Menurutnya, tidak sedikit tenaga kesehatan yang mengorbankan nyawanya untuk berjuang menghadapi pandemi Covid-19.
Ia berharap ke depan, tenaga kesehatan akan survive, tidak ada lagi yang harus berkorban nyawa, karena masyarakat sama- sama bergotong royong akan menjamin kesediaan perangkat alat pelindung diri (APD) yang sesuai.
“Kami juga berharap kepada masyarakat untuk terus menjalankan prosedur Covid-19, karena sesungguhnya yang berada di depan adalah masyarakat itu sendiri, mulai dari physical distancing, cuci tangan, dan menjaga kesehatan. Jika kita disiplin dalam menjalankan protokol Covid-19, insya Allah kita akan semakin cepat mengalahkan Covid-19,” imbau Iqbal.
Baca Juga: IDI: Tenaga Medis Meninggal karena Covid-19 Bukan Berasal dari RS Rujukan
Dompet donasi Gebah Corona ini juga masih terbuka bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi. Masyarakat bisa ikut berdonasi dengan melakukan transfer ke PT Republika Media Mandiri melalui Bank BCA dengan nomor rekening 375.305.177-1 dan Bank Mandiri dengan nomor rekening 127.00.9090909-2.
Sampai April 2020, bantuan APD dari GEBAH Corona sudah dialokasikan ke 10 rumah sakit, yaitu RS Mintohardjo Jakpus, RSU Bhayangkara Tk. I R. Said Sukamto Jaktim, RS Pelni Jakbar, RSKD Duren Sawit Jaktim, RS Muhammadiyah Taman Puring Jaksel, RSUD Kabupaten Tangerang, RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon, RS PKU Muhammadiyah Surakarta, RSUD Dr. Soetomo Surabaya, dan RSUD Kota Bekasi, dan akan menyusul donasi ke rumah sakit lain yang membutuhkan APD bagi tenaga kesehatan.
APD berupa masker medis, sarung tangan karet, baju pelindung medis lengkap, dan kipas disinfektan itu nantinya akan didistribusikan kepada para tenaga kesehatan yang bertugas di lapangan.
Berita Terkait
-
Ikatan Dokter Indonesia Akui Pemerintah Lambat Tangani Corona
-
BPJS Kesehatan dan IDI Salurkan Bantuan Kesehatan untuk RSUD Tangerang
-
Program Aksi Kemnaker, BLK Samarinda Serahkan 200 APD pada IDI
-
Indonesia Kembali Berduka, 2 Dokter Senior Meninggal karena Virus Corona
-
BPJS Kesehatan : 1.043 Rumah Sakit Telah Manfaatkan Supply Chain Financing
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Soroti Sanitasi di Aceh Tamiang Pascabencana, Kementerian PU Siapkan TPA Rantau
-
Menhub Ungkap Hari Ini Puncak Arus Balik Nataru
-
Menhub Ungkap Hari Ini Puncak Arus Balik Nataru
-
Purbaya Respons Konflik China-Taiwan, Ini Efeknya ke Ekonomi RI
-
Tarif Listrik Kuartal I 2026 Tak Naik, PLN Berikan Penjelasan
-
Dana Sisa Anggaran Himbara Ditarik Rp75 Triliun, Menkeu Mau Bagi-bagi ke Kementerian
-
Purbaya Curhat Kena Omel Gegara Coretax Banyak Eror, Akui Masih Rumit
-
Solusi Masalah e-Kinerja BKN 2026: Data Tidak Sinkron, Gagal Login, hingga SKP Guru
-
Purbaya Buka Peluang Tarik Pajak E-commerce 2026
-
Siap-siap! Menkeu Purbaya Kasih Sinyal IHSG Melesat ke 10.000