Suara.com - Senin (17/6/2024) adalah Hari Raya Keagamaan Idul Adha 2024. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) memastikan bahwa anggota masyarakat Sulselrabar yang merayakan hari besar ini nyaman menggunakan tenaga listrik.
Dikutip dari kantor berita Antara, delapan tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) akan disiagakan.
Kemudian tim PLN diterjunkan untuk mengecek kesiapan pasokan listrik di sejumlah masjid tersebar agar umat Muslim bisa nyaman beribadah.
"Di balik kebahagiaan Idul Adha, kami bersiaga di lapangan dan berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat," jelas Moch Andy Adchaminoerdin, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar).
Ia pun memastikan keandalan listrik saat Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah atau 2024 Masehi.
PLN telah melakukan berbagai persiapan untuk menjaga keandalan pasokan listrik.
"Sebanyak, 2.775 personel diterjunkan guna memastikan masyarakat dapat menikmati kebahagiaan berkumpul bersama keluarga dan Shalat Id Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah," ungkap Much Andy Adchaminoerdin.
Personel PLN siaga 24 jam baik di sistem kontrol distribusi mau pun di lapangan.
"Kami telah memetakan lokasi pengamanan pasokan listrik terkhusus sejumlah 74 masjid dan 40 lapangan untuk memastikan kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan Salat Id," lanjutnya.
Baca Juga: Danau Dendam Tak Sudah Berpotensi Raih Cuan Rp 361 Juta per Bulan
Much Andy Adchaminoerdin menandaskan bahwa PLN berkomitmen menyediakan pasokan listrik aman dan prima. Tujuannya guna memaksimalkan operasional seluruh infrastruktur kelistrikan agar masyarakat nyaman merayakan momen Idul Adha 2024.
"PLN menyatakan kondisi siaga dengan memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan yang aman. Harapannya, masyarakat bisa beribadah dengan khusyuk dan menikmati momen berkumpul dengan keluarga dan kerabat," ujarnya.
Zulham salah seorang Tim PDKB PLN menyatakan komitmennya bersama tim untuk mengawal kelancaran listrik saat Idul Adha 1445 H.
"Kami bersyukur dapat berkontribusi bagi masyarakat yang melaksanakan Salat Id. Di kala masyarakat berkumpul bersama keluarga, kami selalu ada. Mendedikasikan diri dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik," tukas Zulham.
Dari pasokan distribusi, PLN UID Sulselrabar menyiapkan alat pendukung dalam periode siaga di antaranya 141 genset, 28 uninterruptible power supply (UPS), 86 unit gardu bergerak (UGB), 13 crane, 266 mobil, 44 motor listrik dan 106 motor BBM (Bahan Bakar Minyak).
Berita Terkait
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
IIMS 2026: PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, 5.000 SPKLU Tersebar Nasional
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Jadwal dan Link Streaming Proliga 2026 Malam Ini: Adu Keras Pertamina Enduro vs Electric PLN
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?
-
Dihantam Kasus IPO, Ini Pembelaan Manajemen Baru PIPA
-
Cara Purbaya Kejar Setoran Pajak demi Tax Ratio 12 Persen
-
Purbaya Siapkan Rp 15 Miliar Buat Anggaran Reaktivasi BPJS Kesehatan