Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menggelar Indonesia Knowledge Forum (IKF) pada tanggal 28-29 Oktober 2025. Forum tahunan yang diselenggarakan ke-14 kalinya ini menjadi salah satu wujud komitmen berkelanjutan BCA dalam mendorong pertumbuhan pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor demi masa depan Indonesia yang tangguh dan berkelanjutan.
Melalui tema “Future Starts Today: Catalyzing Ideas, Shaping What’s Next”, IKF XIV 2025 mengajak peserta untuk tidak hanya hadir sebagai pendengar tetapi juga menjadi penggerak perubahan. Seiring dengan semangat tersebut, gelaran tahun ini menghadirkan format baru bertajuk Cinema Conference yang berlangsung di CGV Grand Indonesia, Jakarta. Format sinematik ini dirancang untuk menciptakan pengalaman konferensi yang lebih immersive dan relevan bagi generasi muda serta pelaku industri kreatif.
Forum ini dibuka oleh Armand Hartono selaku Wakil Presiden Direktur BCA. Dalam sambutannya, Armand menyampaikan melalui semangat Think, Connect dan Inspire yang menjadi tema IKF tahun ini, sebagai momentum untuk berbagi gagasan dan membangun kolaborasi baru yang lebih bermakna. “Ketiga pilar ini mengajarkan kita untuk berpikir visioner dan melihat peluang baru (think), memperkuat kolaborasi lintas sektor, komunitas, dan generasi (connect), serta bertindak dengan tujuan mulia yang memberi dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan (inspire),” imbuhnya.
Selama gelaran dua hari ini, IKF XIV 2025 menargetkan untuk menjangkau 1.100 peserta, melalui 18 sesi sharing session oleh lebih dari 19 pembicara inspiratif dari berbagai bidang. Pada hari pertama tersaji topik-topik inspiratif seperti bisnis kreatif masa kini berbasis passion dan tren; masa depan strategi pemasaran digital; peran teknologi dalam modernisasi operasional bisnis; serta pentingnya memiliki visi di kesenian kreatif. Di gelaran hari kedua, sesi inspiratif mencakup topik pemanfaatan tren global untuk bisnis brand lifestyle otomotif dan hiburan; pentingnya konten inspiratif, keamanan siber, kesehatan mental dan keberlanjutan dalam mendukung bisnis masa depan; serta bagaimana membangun karakter demi menghadapi masa depan.
IKF XIV 2025 diharapkan dapat memberikan manfaat jaringan melahirkan kerja sama yang belum terpikirkan sebelumnya, bertukar pikiran dan memperluas wawasan. Selain itu, dapat melahirkan aksi nyata yang berdampak luas bagi bisnis, industri, dan Indonesia.
“Semoga forum ini menjadi sumber pengetahuan, inspirasi dan kolaborasi yang menguatkan langkah kita bersama dalam membentuk masa depan,” tutup Armand.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI
-
Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu
-
Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo