- Penipuan online di sektor investasi digital Indonesia meningkat dengan berbagai modus seperti OTP palsu dan APK berbahaya.
- Pluang memperketat keamanan dengan sistem tiga lapis termasuk verifikasi wajah 'Liveness Check' dan Two-Factor Authentication.
- Fitur keamanan baru ini diterapkan pada aktivitas krusial dan mendukung layanan Pluang yang kini menjangkau 12 juta pengguna dengan 2.000+ produk investasi.
Suara.com - Beberapa tahun terakhir industri investasi digital Indonesia kerap menghadapi peningkatan signifikan dalam kasus penipuan. Mulai dari grup investasi palsu di media sosial hingga situs atau aplikasi tiruan.
Modus yang digunakan semakin beragam mulai dari meminta pengguna membagikan OTP, kata sandi, hingga mengklik tautan dan download APK mencurigakan yang dapat menyebabkan kehilangan akses dan dana.
Maka dari itu, Pluang selaku aplikasi trading dan investasi mengumumkan sistem keamanan tiga lapis (3L) yang mencakup liveness check dan Two-Factor Authentication (2FA).
“Keamanan dan kepercayaan pengguna adalah prioritas utama kami di Pluang. Di tengah meningkatnya risiko kejahatan digital, kami terus memperkuat sistem keamanan serta memberikan edukasi agar pengguna dapat berinvestasi dengan aman,” ujar CEO & Co-Founder Pluang, Claudia Kolonas, dikutip dari siaran pers, Kamis (20/11/2025).
Pluang memperkenalkan fitur verifikasi wajah 'Liveness Check' yang merupakan sebuah sistem verifikasi biometrik untuk memastikan proses verifikasi identitas dilakukan oleh pengguna asli, bukan foto atau video, bot, atau penipu.
Sistem keamanan ini berlaku untuk aktivitas penting seperti penarikan saldo dan kripto dari perangkat baru, serta proses reset PIN.
Fitur ini melengkapi sistem keamanan yang sudah ada seperti PIN/Verifikasi Biometrik & OTP untuk semua aktivitas penting seperti login, serta Two-Factor Authentication (2FA) untuk verifikasi dua langkah di setiap proses transfer aset crypto.
Per November 2025, Pluang melayani 12 juta pengguna terdaftar dan menyediakan akses ke lebih dari 2.000 produk investasi meliputi aset crypto, saham global dan ETF, saham Indonesia (segera hadir), emas, crypto futures, options trading, hingga reksadana.
Baca Juga: Investasi Aset Properti Cuma Modal Rp 10 Ribu? Begini Caranya
Berita Terkait
-
Investasi Aset Properti Cuma Modal Rp 10 Ribu? Begini Caranya
-
Lawan Greenwashing, Indonesia Teken Aturan Main Kredit Alam Bersama Prancis dan Inggris
-
Pandu Sjahrir Blak-blakan: Danantara Tak Bisa Jauh dari Politik!
-
Premanisme Bikin Biaya Investasi RI Bengkak 40 Persen
-
Pandu Sjahrir Pede Investasi 2026 Moncer: Indonesia Pindah Haluan dari SDA ke Otak Manusia!
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Saldo GoPay yang Hilang Ternyata Bisa Balik Lagi, Begini Caranya
-
BSI Perluas Pembiayaan Proyek Efisiensi Negara
-
Azas Tigor Dicopot dari Komisaris LRT Jakarta, Iwan Takwin Duduki Kursi Komut
-
TPG 100 Persen dalam Komponen THR dan Gaji ke-13 Cair, Cek Tanggalnya
-
Pertamina EP Temukan Sumber Minyak Baru di Sumsel, Segini Potensinya
-
Lowongan Kerja Hotel Trans, Ini Jadwal Walk-In Interview Januari 2026
-
Profil Mukhtara Air, Maskapai Baru dari Madinah Arab Saudi
-
Daya Beli Masyarakat Turun, Menkeu Purbaya Pede Pertumbuhan Capai 5,2 Persen
-
Kemenperin Siapkan Skema Pemulihan IKM Terdampak Bencana di Sumatera dan Aceh
-
IHSG Dua Hari Melejit Hingga Tembus Level 8.900, Apa Pemicunya?