- Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi fokus perdagangan di BEI pada Selasa, 6 Januari 2026, meskipun mengalami koreksi tipis.
- Antusiasme pasar ditunjukkan dengan volume perdagangan mencapai 3 miliar saham dan nilai transaksi melebihi Rp1,70 triliun hingga siang.
- Investor memandang optimis karena diversifikasi bisnis BUMI ke sektor mineral, terutama emas dan tembaga, melalui peningkatan kepemilikan saham JML.
Langkah ini memberikan ekspansi yang signifikan ke sektor emas dan tembaga, yang dinilai memiliki prospek jangka menengah lebih menjanjikan.
Hendra Wardana, pengamat pasar modal dan pendiri Republik Investor, menilai diversifikasi ini membuat profil risiko BUMI lebih terjaga.
"BUMI kini tidak lagi bergantung pada batu bara saja, tapi ekspansi ke sektor emas dan tembaga membuat prospek jangka menengah terlihat lebih menarik," ungkap Hendra dalam ulasannya.
Namun, ia mengingatkan bahwa target ke level 500 merupakan skenario optimis yang bergantung pada realisasi proyek diversifikasi tersebut.
Di tengah reli ini, tercatat adanya perubahan pada struktur kepemilikan saham. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), HSBC-Fund SVS A/C Chengdong Investment Corp terpantau melepas sekitar 555 juta lembar saham BUMI. Aksi ini menurunkan persentase kepemilikan Chengdong dari 5,76% menjadi 5,61%.
Meski ada aksi jual dari salah satu investor besar, BUMI tetap menduduki posisi puncak sebagai saham paling aktif ditransaksikan di awal tahun 2026 ini.
Berikut adalah jajaran emiten dengan volume perdagangan tertinggi pada pembukaan sesi pertama hari ini:
BUMI: 4.623.325.400 saham
BIPI: 2.519.094.100 saham
CPRO: 2.260.701.400 saham
BBKP: 1.948.898.600 saham
GOTO: 1.312.100.500 saham
PADI: 1.102.744.500 saham
HUMI: 819.644.900 saham
DEWA: 536.436.700 saham
INET: 535.769.100 saham
GTSI: 507.686.900 saham
Baca Juga: IHSG Meroket ke Level Tertinggi, Apa Saja Saham yang Cuan?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Punya Valuasi Rp3 Triliun! RANS Entertainment Bersiap Lego Saham, Apa yang Diincar Raffi Ahmad?
-
Purbaya Akui Dana Pemulihan Bencana Sumatra Rp 60 T Baru Terserap Sedikit
-
SeaBank Raup Laba Bersih Rp 375,6 Miliar di Q1 2026, Melonjak 288%
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 6.200, Saham TPIA Bangkit
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
-
Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram
-
Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
-
Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24
-
Aset Emas Dijual Massal, Harganya Terancam Turun?
-
IASC dan 9 Negara Bongkar 138 Ribu Kasus Penipuan Global, Kerugian Capai Rp13,2 Triliun