- Shiroshima Indonesia asal Yogyakarta sukses mengekspor produk batik ramah lingkungan ke berbagai negara serta tampil di Paris Fashion Week.
- Pemilik bisnis Dian Nutri mengembangkan Shiroshima sejak 2019 dengan memanfaatkan pengalaman profesional dan dukungan program BRILian Preneur dari BRI.
- Perusahaan terus memperluas jangkauan pasar internasional melalui kegiatan business matching serta berinovasi melalui kolaborasi lintas sektor yang kreatif.
Suara.com - Di Yogyakarta, ada UMKM batik yang pencapaiannya terbilang luar biasa. Selain berhasil menjual ke luar negeri, produk batiknya juga sampai mejeng di event bergengsi dunia, Paris Fashion Week.
UMKM itu adalah Shiroshima Indonesia, brand fashion batik yang berdiri sejak 2019. Originalitas desain hingga teknik batik tulis dan cap oleh tangan-tangan pengrajin batik, menjadi ciri khas.
Kemudian, juga menggunakan bahan yang ramah lingkungan, seperti recycled malam batik yang didaur ulang dari sisa pelorodan. Sehingga air dan malam batik dapat digunakan kembali keesokan harinya.
Ditambah lagi, pemilik Shiroshima, yakni Dian Nutri Justisia Shirokadt, memiliki pengalaman lebih dari sembilan tahun di perusahaan furniture Singupura yang bernama Cellini Furniture dan Space Furniture di Singapura.
Pengalaman ini tentu memberikan bekal tersendiri dalam merancang busana batik hingga pengelolaan secara bisnis.
Tak heran bahwa sejak berdiri, Shiroshima memiliki visi yang jauh ke depan. Tak hanya fokus pada pasar domestik, tetapi juga internasional dengan banyak mengikuti business matching di luar negeri.
Terbukti, buah dari kegiatan-kegiatan itu membuat Shiroshima berhasil melakukan ekspor produknya ke beberapa negara, seperti Malaysia, Singapura, Australia, hingga Prancis.
Bahkan, saking digemarinya di Malaysia. Shiroshima memiliki store di Kuala Lumpur sejak dua tahun yang lalu.
"Pasar lokal kami terbanyak di Jakarta dan Bali, Shiroshima store di Sarinah Jakarta dan Pendopo Jakarta juga Bali. Untuk bisnis matching kami pernah ke Tokyo Jepang, Dubai dan Hongkong juga," ujar Dian Nutri.
Baca Juga: Penguatan Ekonomi UMKM Batik di Giriloyo Melalui 'Diplomasi' Pasar Global
"Dalam dua tahun terakhir export kami ke Taiwan, Perancis, Australia, Singapore dan juga ke Malaysia," lanjutnya.
Terdekat, Shiroshima akan berangkat mewakili Indonesia ke Seoul, Korea Selatan, undangan dari Kemendag untuk business matching B2B di ASEAN- Korea Center pada tanggal 28-29 Mei 2026, beserta 9 UMKM dari Indonesia untuk market export di Korea..
"Ini besok 28-29 Mei, kami ada fashion show, bisnis matching ke Korea. Mirip expo tapi untuk ekspor buyer," tuturnya menambahkan
Pernah Mejeng di Paris Fashion Week
Setelah aktif mengikuti business matching, Shiroshima semakin dikenal hingga diundang untuk mengikuti kegiatan di Paris Fashion Week, salah satu acara presentasi desainer bergengsi yang diadakan setiap dua kali dalam setahun di Paris, Prancis.
Shiroshima ikut serta pada Maret 2024 untuk pameran B2B. Kemudian, pada September-Oktober 2024 untuk pameran B2B dan fashion show.
Berita Terkait
-
Penguatan Ekonomi UMKM Batik di Giriloyo Melalui 'Diplomasi' Pasar Global
-
Kalah dari Persita Tangerang, Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Yogyakarta
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta
-
Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor