Bisnis / Inspiratif
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:53 WIB
Owner Batik Shiroshima, Dian Nutri Justisia Shirokadt, bersama Puan Maharani di event Paris Fashion Week. (Dok. Shiroshima)
Baca 10 detik
  • Shiroshima Indonesia asal Yogyakarta sukses mengekspor produk batik ramah lingkungan ke berbagai negara serta tampil di Paris Fashion Week.
  • Pemilik bisnis Dian Nutri mengembangkan Shiroshima sejak 2019 dengan memanfaatkan pengalaman profesional dan dukungan program BRILian Preneur dari BRI.
  • Perusahaan terus memperluas jangkauan pasar internasional melalui kegiatan business matching serta berinovasi melalui kolaborasi lintas sektor yang kreatif.

"Kami tahun 2024 pernah ikut Paris Fashion Week. Di sana ada kegiatan fashion, ada exhibition juga," kata Dian.

Owner Shiroshima, Dian Nutri Justisia Shirokadt, ketika di event pameran Paris Fashion Week pada 2024. (Dok. Shiroshima)

Secara keseluruhan, sudah tiga kali mendapatkan kesempatan ke Prancis. Selain Paris Fashion Week juga ada event Java in Paris yang secara eksposure sangat terasa dampaknya.

"Ke Paris tiga kali. Pertama kali diundang oleh Pak Gibran berkerjasama dengan Pemkot Solo, Shopee, dan KBRI Paris produk Shiroshima di jual di departement store Le BHV Marais di Paris. Kemudian di 2024 dua kali di event Paris Fashion Week untuk pameran dan fashion show pada Maret dan September 2024," ujar Dian.

“Selama beberapa bulan di department store ternama di Le BHV Marais Paris dan terjual keseluruhan,” lanjut wanita 45 tahun itu.

Peran BRI dalam Perjalanan Shiroshima

Owner Shiroshima, Dian Nutri Justisia Shirokadt, bersama tim BRILian Preneur Sagan Yogyakarta di storenya. (Dok. Shiroshima)

Di balik kesuksesan yang terlihat megah itu, tentu banyak proses yang dilalui Dian. Salah satu yang menjadi jembatan adalah BRI melalui program BRILian Preneur.

Pada kesempatan itu, Dian diberi kesempatan untuk memperkenalkan produk batiknya pada expo yang diselenggarakan BRI di Jakarta. Di dalamnya ada calon-calon buyer dari dalam dan luar negeri.

Kemudian, juga ada Rumah BUMN BRI yang memberikan pelatihan-pelatihan yang bermanfaat untuk pelaku usaha.

"BRI sangat membantu perkembangan bisnis Shiroshima, dari UMKM lokal Yogyakarta sehingga menjadi UMKM yang dapat bersaing di pasar Internasional, salah satu program nya adalah BRILian Preneur yang mencakup pembelajaran inkubasi, pameran export BRILian Preneur di Jakarta yang diadakan setiap tahunnya dan Shiroshima telah mengikuti selama empat tahun berturut-turut di JCC Jakarta dan juga di TEI BSD," ungkap Dian.

Baca Juga: Penguatan Ekonomi UMKM Batik di Giriloyo Melalui 'Diplomasi' Pasar Global

"Tim BRILian Preneur Jogja sangat membantu perkembangan brand awareness kami dengan membuatkan video dan foto-foto produk yang dibantu oleh tim mereka," lanjutnya.

Batik Shiroshima saat kegiatan pameran. (Dok. Shiroshima)

Selama pameran yang diadakan BRI, Dian mengakui bisa menambah exposure brand. Bersua dengan pelanggan yang sebelumnya hanya melihat via website hingga peluang-peluang lainnya.

"Nambah exposure, kayak costumer-costumer itu lebih mengenal kami ya. Awalnya kan dari website, kalau kami ada pameran di Jakarta jadi tahu produknya seperti ini. Kadang-kadang dapat link orderan dari instansi juga," ujar wanita asal Yogyakarta itu.

Peluas Kolaborasi dan Kerja Sama

Pencapaian-pencapaian sekarang tidak membuat Dian cepat puas. Peningkatan dan pengembangan bisnis terus dilakukan. Salah satu startegi yang dilakukan ke depan adalah kolaborasi dan kerja sama.

Belum lama ini, Shirosima telah berkolaborasi dengan Kemenekraf/Bekraf, berupa menyediakan menyediakan jaket kimono untuk atlet game Mobile Legends. Kolaborasi semacam ini akan terus dilakukan ke berbagai sektor.

Load More