- Masyarakat kini semakin sadar akan pentingnya membangun pendapatan pasif.
- Ada beberapa instrumen investasi rendah risiko hingga moderat yang bisa dipilih.
- Investasi berikut dapat memberikan imbal hasil rutin bagi para investor.
Suara.com - Kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki passive income atau pendapatan pasif semakin meningkat.
Di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, memilih instrumen investasi yang tepat bukan hanya soal mengejar keuntungan besar, tetapi juga menjaga keamanan aset.
Bagi Anda yang ingin uangnya "bekerja sendiri", ada beberapa instrumen rendah risiko hingga moderat yang tetap menjadi primadona.
Melansir dari kanal YouTube Doddy Bicara Investasi , terdapat beberapa pilihan investasi yang sangat cocok bagi pemburu cuan pasif.
Berikut adalah daftar rekomendasi investasi di 2026 untuk mendapatkan passive income.
1. Deposito Bank Digital
Bank digital masih menjadi tren di tahun 2026. Berbeda dengan bank konvensional, bank digital biasanya menawarkan suku bunga yang jauh lebih kompetitif untuk menarik nasabah.
Keunggulan:
Proses pembukaan akun yang cepat melalui smartphone dan bunga yang cair bulanan.
Baca Juga: Cara Memilih SBN untuk Pemula, Investasi Aman dan Cuan Mulai 1 Juta Rupiah
2. Reksadana Pasar Uang (RDPU)
Reksadana pasar uang adalah pilihan bagi investor pemula yang menginginkan likuiditas tinggi. Dana Anda akan dikelola oleh Manajer Investasi ke dalam instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi jatuh tempo pendek.
Potensi keuntungan RDPU biasanya berada di atas bunga deposito bank besar, menjadikannya sumber pendapatan pasif yang stabil.
Keunggulan:
Sangat likuid (bisa dicairkan kapan saja tanpa denda) dan risikonya sangat rendah.
3. SBN Ritel
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Wamenkeu Ungkap 3 Sumber Krisis Ekonomi Negara, Gimana Nasib RI?
-
Beleid E-Commerce Segera Rampung, Apa Poin Utamanya?
-
Rezim Prabowo Semakin Bergerak ke Arah Sosialisme
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Berlabel BUMN
-
Mendag Tegaskan Izin Ekspor Masih di Kemendag, Bukan Wewenang Danantara
-
Gangguan Listrik Sumatra Jadi Momentum Perkuat Infrastruktur PLN
-
Cuma RI yang Kena Outflow Obligasi, Ekonom: Sedih Banget!
-
BTN Tawarkan 10.000 Hunian Second Dengan Harga di Bawah Pasar Pada Lelang Akbar BTN 2026
-
PaDi UMKM dan Danantara Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengadaan BUMN dan UMKM
-
Saham Diborong, Smelter Dibangun: Inilah Tentakel Nikel Haji Isam