Suara.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (AU) kembali diperiksa KPK terkait kasus dugaan gratifikasi dan TPPU Hambalang, Senin (28/4/2014).
Usai diperiksa, Ketua Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) itu menjelaskan pertemuannya dengan I Gede Pasek di KPK membahas persoalan situasi terkini seputar Pilpres, Capres dan Cawapres.
"Tadi tuh ngobrol banyak, ngobrol tentang koalisi, tentang pilpres, capres dan cawapres dan lain-lain. Ya diskusi lah, karena banyak teman-teman di daerah yanag menanyakan arah koalisinya kemana" kata Anas di kantor KPK jalan HR. Rasuna Sahid, Jakarta Pusat
Selain menjawab guyon pemeriksaan dan pertemuan I Gede Pasek, Anas juga sempat ditanya soal dana kampanye yang belum dilaporkan. Dia kembali menegaskan bahwa dana tersebut sudah disampaikan ke KPK.
"Waktu itu kan sudah saya sampaikan tapi nyatanya ditolak toh. Karena ditolak harus lewat jalur yang memutar, jalur memutar lewat direktorat pengaduan masyarakat. Sekarang sudah dan sedang saya persiapkan," ujar Anas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak
-
Riset UI Ungkap Fakta Pahit, Rokok Jadi Penghambat Utama Program MBG
-
Jaksa Tepis Pledoi Nadiem: Kasus Chromebook Murni Hukum, Bukan Politik
-
Banggar DPR Soroti Tata Kelola BGN Usai Tiga Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG
-
Wamen Silmy Hingga Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi, DPR Singgung Komitmen Prabowo
-
Gugup Hadapi Vonis Korupsi K3, Eks Wamenaker Noel: Asam Lambung Saya Naik
-
Skandal Korupsi BGN Tak Halangi Jatah MBG untuk Lansia, Gus Ipul: Tetap Lanjut
-
DPR Sahkan Revisi UU PPSK, OJK Kini Awasi Bursa Karbon hingga Aset Kripto
-
Wamen Imigrasi Ditahan KPK, Menteri Agus Andrianto Langsung Nonaktifkan Anak Buah
-
Pleidoi Anggota BAIS: Siram Air Keras Itu Spontan, Tak Ada Niat Bikin Andrie Yunus Luka Berat