Suara.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (AU) kembali diperiksa KPK terkait kasus dugaan gratifikasi dan TPPU Hambalang, Senin (28/4/2014).
Usai diperiksa, Ketua Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) itu menjelaskan pertemuannya dengan I Gede Pasek di KPK membahas persoalan situasi terkini seputar Pilpres, Capres dan Cawapres.
"Tadi tuh ngobrol banyak, ngobrol tentang koalisi, tentang pilpres, capres dan cawapres dan lain-lain. Ya diskusi lah, karena banyak teman-teman di daerah yanag menanyakan arah koalisinya kemana" kata Anas di kantor KPK jalan HR. Rasuna Sahid, Jakarta Pusat
Selain menjawab guyon pemeriksaan dan pertemuan I Gede Pasek, Anas juga sempat ditanya soal dana kampanye yang belum dilaporkan. Dia kembali menegaskan bahwa dana tersebut sudah disampaikan ke KPK.
"Waktu itu kan sudah saya sampaikan tapi nyatanya ditolak toh. Karena ditolak harus lewat jalur yang memutar, jalur memutar lewat direktorat pengaduan masyarakat. Sekarang sudah dan sedang saya persiapkan," ujar Anas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
Terkini
-
Erupsi Anak Krakatau Bisa Lebih Besar? Ini Penjelasan Pakar Vulkanologi UGM
-
Di Seberang Rumah: Ketika Dua Luka Saling Menemukan Jalan untuk Pulang
-
Tak Bisa Lagi Jor-joran di Tengah Efisiensi , FKY 2026 Andalkan Kekuatan Komunitas Seni
-
7 Tahun Persija Tak Jamu Persib di Jakarta, Shin Tae-yong Kaget: Kok Bisa?
-
Lawan Stigma, Jersey Anyar Persebaya Surabaya Dihiasi Kecupan Bibir
-
Harga Bitcoin Anjlok, Investor Institusi Justru Nyerok USD 3,8 Miliar
-
Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, 3 di Antaranya Pegawai BUMN
-
Berapa Lama Nasi Boleh Dipanaskan di Rice Cooker? Ini 8 Tips agar Tidak Cepat Basi
-
KRL Bogor Dipangkas Lagi, 17 Perjalanan Dibatalkan Sementara
-
Kabar Terakhir 5 Jurnalis Sebelum Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau