Suara.com - BU, seorang mandor di Pekanbaru, ditangkap polisi karena diduga menganiaya bosnya sendiri, Heru, dengan cara menyiramkan solar ke tubuh.
BU diduga kesal karena Heru tak memberikan gaji tambahan kepadanya.
"Motif pasti belum diketahui. Diduga karena keinginannya tidak terpenuhi," kata Wakapolsek Tampan AKP Soekilat SP di Pekanbaru, Senin (3/11/2014).
"Berdasarkan keterangan korban, BU yang merupakan mandor meminta tambahan gaji. Tapi tidak disetujui korban karena sudah sesuai SPK," lanjut Soekilat.
Kesal tak mendapatkan gaji, BU lantas mengambil solar sebanyak satu ember. Dia langsung mengguyur Heru hingga basah kuyup.
Tak cuma mengguyur bosnya, BU juga menyiram meja di ruang rapat kantor.
Sementara itu, BU yang ditemui wartawan mengaku nekat menyiram bosnya karena pembayaran gaji tidak sesuai dengan perjanjian.
"Masalah gaji tidak sesuai perjanjian. Banyak pekerja yang mengejar saya karena masalah gaji tidak sesuai, makanya saya siram dia (manager)," kata BU saat diamankan di Mapolsek Tampan. (Antara)
Berita Terkait
-
Pede Produksi Surplus, Pemerintah Bakal Stop Impor Solar Tahun Ini
-
Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina
-
ESDM Wajibkan SPBU Swasta Beli BBM Solar dari Kilang Pertamina Mulai Tahun Ini
-
Airlangga Klaim Indonesia Resmi Swasembada Solar, Tak Perlu Impor Lagi
-
Tak Cuma Impor Solar, Impor Avtur Juga Akan Dihentikan
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer
-
DPR Pastikan Kawal Kasus Bocah Sukabumi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Desak Pelaku Dihukum Berat
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi