Suara.com - Pembunuhan sadis terjadi di Cukupa, Kabupaten Tangerang awal April kemarin. Korban pembunuhan itu adalah perempuan hamil. Dia menjadi korban perselingkuhan.
Nama korban itu adalah Nuri. Dia dibunuh oleh kekasihnya sendiri, Kusmayadi alias Agus. Hubungan mereka termasuk terlarang, Agus sudah mempunyai istri dan nekat berselingkuh dengan Nuri yang seorang janda.
Awal pertemuan mereka pertama kali di Rumah Makan Gumarang, Cikupa pada Juni 2015. Saat itu Nuri bekerja sebagai Kasir. Mereka intens berkomuikasi. Pada pertemuan selanjutnya, Agustus 2015, Agus mengaku sebagai bujangan dan belum pernah menikah.
"Lalu mereka sepakat untuk mencari tempat tinggal di kontrakan dekat Pasar Cikupa," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, Kamis (21/4/2016).
Agus dan Nuri tinggal 1 atap, mereka pun sering melakukan hubungan badan. Setelah itu Nuri mengaku mengandung.
Di sisi lain, Agus pun akhirnya ketahuan sudah mempunyai istri. Mereka pun sering terlibat pertengkaran.
Nuri sering mengeluhkan uang uang diberikan Agus kurang untuk biaya hidup. Sementara Nuri pun menuntut kejelasan hubungan mereka. Nuri minta Agus untuk menikahinya.
Buntut dari pertengkaran itu, Nuri pun dibunuh Agus dengan cara mutilasi. Agus sempat buron.
Namun Petugas Polda Metro Jaya dan Polresta Tangerang Kabupaten meringkus Agus di Rumah Makan Padang Sari Bundo Jalan Masrip Karangtilang Surabaya Jawa Timur, Rabu (20/4/2016) siang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak