Suara.com - Menjelang pemilihan kepala daerah Jakarta periode 2017-2022, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat sudah berbagi tugas kampanye nanti.
Djarot mengatakan akan turun langsung ke kampung-kampung menemui warga. Salah satu kegiatannya, kata dia, kerja bhakti bersama warga.
"Ada pembagian tugas, nanti kami masuk ke perkampungan-perkampungan berdialog dengan warga, beraktivitas dengan warga," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/10/2016).
Istri Djarot, Happy Farida, juga akan ikut turun. Happi akan lebih sering mendatangi acara-acara majelis ta'lim.
"Istri saya nanti ikut langsung, sekarang sudah dipersiapkan untuk ke majelis-majelis ta'lim, dan akan berdialog dengan warga," kata Djarot.
Djarot juga akan memaksimalkan dukungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Pada hari H pilkada nanti, saksi-saksi dari kader PDI Perjuangan akan ditempatkan di semua tempat pemungutan suara. Tapi sebelum itu, mereka akan mendapat pelatihan.
"Kita akan turun tiap kecamatan untuk memastikan bahwa mereka siap mengawasi jalannya pilkada dengan baik sekaligus mereka akan menjadi regu penggerak pemilih," kata Djarot.
Sedangkan tugas Ahok nanti lebih banyak mendekati kalangan pemilih muda. Ahok akan sering-sering bertemu komunitas pemuda.
"Pak Ahok mungkin (mengincar suara) generasi muda, untuk bikin kegiatan generasi muda dengan berbagai komunitas," kata Djarot.
Menurut keputusan KPU masa kampanye pilkada akan dilaksanakan pada 28 Oktober 2016 – 11 Februari 2017. Kemudian masa tenang dan membersihkan alat peraga akan dilaksanakan pada 12 – 14 Februari 2017.
Kampanye akan dilaksanakan oleh partai atau gabungan partai, pasangan calon, dan tim kampanye.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Ayah: Kalau Arief Bunuh Mirna, Saya Cincang di Depan Otto
Jessica Bilang Kalau Arief Mau Sabar Dulu, Mirna Selamat
Ayah Mirna Jelaskan Misteri Duit
Berita Terkait
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
-
Roasting Ayah Sendiri, Nicholas Sean Anak Ahok Viral Jualan 'Broken Home Cookies'
-
Ahok Puji Keberanian Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: Gila, Nekat Banget
-
Air Laut Nyaris Sejajar Tanggul Pantai Mutiara, Bisa Bikin Monas Kebanjiran?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Disaksikan Keluarga Korban Arianto, Sidang Etik Bripda Masias Digelar Siang Ini: Bakal Dipecat?
-
Pramono Anung Bakal Tertibkan Lapangan Padel di Tengah Permukiman: Bikin Bayi Nggak Bisa Tidur
-
Murka Brimob di Tual Aniaya Pelajar hingga Tewas, Kapolri: Usut Tuntas, Hukum Setimpal!
-
Heboh Naik Jet Pribadi OSO, Menag Nasaruddin Buka Suara di KPK: Tak Ada Pesawat Tengah Malam
-
Mobil Pribadi Nyangkut di Pembatas Beton, Layanan Transjakarta di Pulomas Bypass Terganggu
-
Kasat Narkoba Diduga Terima 'Uang Setoran' Rp13 Juta Tiap Pekan dari Bandar Narkoba di Toraja Utara
-
Kakak Korban Tewas Diduga Dipukul Brimob di Tual Dipastikan Dapat Perlindungan
-
Bripda DP Diduga Tewas Dianiaya Senior di Asrama Polda Sulsel, Pihak Keluarga Tuntut Keadilan
-
Riwayat Positif Sabu Jadi Sorotan, Plh Kapolres Bima Kota Langsung Diganti!
-
Setahun Pimpin Jakarta, Rano Karno Klaim 97 Persen Program Tuntas, Fokus Banjir dan Macet