Suara.com - Calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengklarifikasi tindakannya yang tidak mau menjawab pertanyaan moderator debat pertama, Ira Koesno terkait komitmennya untuk tidak mencalonkan diri pada pemilihan presiden Tahun 2019 mendatang. Di hadapan Pelaksana Tugas Gubernur DKI, Sumarsono yang pada hari ini mengakhiri masa tugasnya, Ahok menegaskan tidak akan mencalonkan diri pada pilpres 2019.
Hal itu disampaikan Ahok dalam serah terima nota pelaksana tugas dari Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono ke Gubernur Petahana, Ahok.
"Saya mau klarifikasi soal pertanyaan apakah nanti anda mau calon presiden atau tidak. Sebenarnya gara-gara Mas Djarot ini. Waktu itu sebenarnya kita sudah bagi-bagi tugas, dan yang jawab pertanyaan terakhir, kita putuskan Mas Djarot saja yang jawab. Karena dikira gaya “closing statement”, eh ternyata pertanyaan maju pilpres itu yang muncul. Saya mau jawab, tapi Mas Djarot bilang, sudah Mas, saya saja, makanya saya senyum saja, dan saya tahu senyum itu pasti diartikan lain," kata Ahok sambil tertawa disambut gelak tawa Djarot dan Sumarsono serta peserta yang hadir.
Karena itu dia pun memaklumi kalau banyak orang yang menilainya ingin mencalonkan pada saat pilpres nanti, sehingga tidak mau menjawab pertanyaan tersebut. Namun dia memang mengaku, bahwa jabatan yang diembannya selama ini selalu pendek.
"Nggak tahu Gubernur DKI Jakarta ini, apakah saya dua periode. Tapi kalau sudah calonkan diri ya harus menang, harus begitu kan," katanya.
Pada kesempatan itu juga, Ahok pun mengimbau seluruh “stakeholder” Pemprov DKI Jakarta tidak khawatir terkait jabatan. Pasalnya, sudah diterapkan sistem berbasis aplikasi khusus menilai setiap pekerjaan yang telah dilaksanakan.
"Kami yakin sistem kita makin lama makin baik. Saya tekankan semua orang yang mau melayani masyarakat harus berdasarkan konstitusi," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Di Ujung Tahta Pajajaran: Tragedi dan Intrik Politik di Akhir Kekuasaan
-
Ayah Bunga Zainal Meninggal, Ahok Kirim Karangan Bunga Duka Cita
-
Membaca Ulang Keberagaman di Indonesia dalam Buku Ahok Koboi Jakarta Baru
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!
-
Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata
-
Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!
-
Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan
-
KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus
-
Kemenag Sudah Cairkan Insentif Tahap II untuk Guru PAI Non ASN dan Non Sertifikasi
-
Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang
-
Program Mangrove NHM di Kao Berhasil Pulihkan Kawasan Pesisir dan Tingkatkan Ketahanan Lingkungan
-
Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Gelar Open House pada Juli