Seorang pengusaha bernama Andreas Tjahyadi melaporkan kepada polisi soal kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan Djoni Hidayat dan Fransiska Kumalawati Susilo, pada Senin (20/3/2017) kemarin.
Terkait hal tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan pihaknya aka menindaklanjuti setiap laporan yang disampaikan masyarakat.
"Ya nggak masalah. Namanya ada laporan, kami tindaklanjuti," kata Argo di Gedung Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (23/3/2017).
Andreas dan calon wakil gubernur Jakarta nomor urut tiga, Sandiga Uno sebelumnya dilaporkan Djoni Hidayat dan Fransiska soal kasus dugaan penggelapan hasil penjualan sebidang tanah di kawasan Cengkareng Selatan, Banten pada 2012. Terkait tuduhan tersebut, Andreas yang merupakan rekan bisnis Sandiaga kemudian melaporkan balik kedua orang tersebut ke Polda Metro Jaya.
Selain itu, Andreas juga turut melaporkan pengusaha bernama Edward Soeryadjaja karena dianggap ikut terlibat dalam tuduhan yang dialamatkan kepada dirinya. Laporan Edward bernomor LP/1388/III/2017/PMJ/Dit. Reskrimum. Dalam laporan tersebut, ketiganya diduga melanggar Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Argo menyampaikan penyidik nantinya akan mendalami dulu laporan Andreas terkait tuduhan pencemaran nama baik.
"Kami cek dulu. Apakah laporan ini bisa naik ke penyidikan atau tidak," kata dia.
Baca Juga: Dituding Gelapkan Aset, Rekan Bisnis Sandiaga Uno Lapor Balik
Berita Terkait
-
Survey LSI Sebut Anies-Sandi Unggul di Pilgub DKI, Ahok Cuek
-
Sandiaga Kembali Dipolisikan, Kali Ini Dituduh Palsukan Kuitansi
-
Detik-detik Akhir, PAN Pilih Dukung Anies, Kenapa?
-
Ada Formulir Dukungan Jika Mau Disalatkan, Djarot: Nggak Bener!
-
Djarot Tunggu Tarung Dua Orang Super Kaya yang Diungkap Sandiaga
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana