Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) membantah akan menemui pentolan FPI Muhammad Rizieq Shihab di luar negeri.
Bantahan tersebut merupakan respons atas klaim kuasa hukum Rizieq, Kapitra Ampera, yang menyebut kliennya akan bertemu Komnas HAM di sebuah negara Eropa.
“Harus diketahui, Komnas HAM sejak dulu tak pernah memunyai anggaran untuk menemui pihak pelapor maupun terlapor dugaan pelanggaran hak asasi di luar negeri. Jadi, bisa dipastikan, hal itu (bertemu Rizieq di Eropa) tak mungkin,” tegas Wakil Ketua Bidang Eksternal Komnas HAM Muhammad Nurkhoiron kepada Suara.com, Jumat (12/5/2017) sore.
Ia mengatakan, Komnas HAM sebenarnya diharuskan meminta keterangan Rizieq setelah adanya pengaduan dari Alumni Presidium Aksi 212.
Kelompok itu, kata dia, mengadukan dugaan pelanggaran HAM berupa kriminalisasi sejumlah ulama yang salah satunya adalah Rizieq.
“Kami pasti meminta keterangan dari Rizieq, yang dianggap sebagai korban kriminalisasi. Tapi, tidak di luar negeri. Kalaupun yang bersangkutan ada di luar negeri, pemintaan keterangan paling banter dilakukan melalui surat menyurat atau video call,” tuturnya.
Sebelumnya, Kapitra Ampera mengungkapkan Rizieq belum akan pulang ke tanah air. Rizieq kekinian berada di Malaysia untuk menyelesaikan persoalan kuliah.
Setelahnya, Rizieq akan pergi ke Eropa terkait laporan pengaduan kriminalisasi ulama di Komnas HAM.
Baca Juga: Djarot Tunggu Laporan Kasus Diskotek Illegals
"Saya pikir dia (Rizieq) terbang ke Eropa. (Jumat) pagi tadi masih chatting, setelahnya tidak. Coba tanya Komnas HAM, sudah ’terbang’ belum," kata Kapitra.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Belum Mau Pulang, dari Malaysia Pengin ke Eropa
-
Rizieq Masih Sibuk Selesaikan Program Doktor di Malaysia
-
Habib Rizieq Mau Dijemput Paksa, FPI Bantah Terima Surat Kedua
-
FPI Sebut Jika Rizieq Dijemput Paksa, Itu Kriminalisasi Ulama
-
Polisi Akan Jemput Paksa Rizieq Shihab Terkait Kasus Chat Sex
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran
-
Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan
-
Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang
-
Istana Negara Dibuka untuk Umum, Warga Mulai Berbondong-bondong Hadiri Open House Lebaran
-
Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS
-
Prabowo Salat Id di Aceh, Ahmad Muzani: Bentuk Solidaritas bagi Sumatra
-
Lebaran di KPK, Sudewo Beri Pesan Idulfitri Kepada Warga Pati
-
Lebaran di Aceh Tamiang, Prabowo: Pemulihan Pascabencana Hampir 100 Persen
-
Kasatgas PRR Dampingi Presiden Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Masyarakat di Aceh Tamiang
-
Prabowo Tinjau Huntara Korban Bencana Banjir Aceh Usai Salat Id, Cek Fasilitas dan Sapa Warga