Suara.com - Kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), I Wayan Sudirta, menilai penempatan Ahok di rumah tahanan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, dengan alasan keamanan, sudah tepat. Pasalnya, jika Ahok tetap ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang dikhawatirkan stabilitas keamanan lapas terganggu.
"Ya (di Mako Brimob) itu sudah tepat, karena pembahasan soal keamanan kan selesai tanggal 9 Mei yang lalu, ketika dititipkan malam-malam itu loh. Di situ kan ada analisa ada data, kesimpulannya keamanannya terancam, karena terancam langsung dibawa ke Mako Brimob," ujar Wayan kepada Suara.com, Jumat (23/6/2017).
Wayan mengatakan kliennya harus mendapatkan jaminan perlindungan keamanan, sama seperti tahanan yang lain. Wayan tidak mempersoalkan dimanapun tempat penahanan, prinsipnya narapidana harus aman.
Ahok seharusnya ditahan di lapas Cipinang, tetapi kemudian dikembalikan ke Mako Brimob. Ketika ditanya bukti ada ancaman terhadap Ahok di Cipinang, Wayan mengatakan keputusan tersebut ada di tangah Kementerian Hukum dan HAM.
"Itu bukan kami yang tentukan, itu menkumham dan aparat keamanan dan kita sampai pada putusan kalau itu tidak aman," kata dia.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi