Suara.com - Yopi nyaris tak lagi bisa merasakan betapa nikmatnya rebah, pulas tertidur di peraduan pada malam-malam yang temaram. Ia terus dihantui perasaan bersalah, karena ratusan calon jemaah umrah tak kunjung beranjak ke tanah suci Mekkah.
Laki-laki berusia 48 tahun tersebut adalah pemilik agen biro perjalanan umrah yang bekerjasama dengan PT Assyifa Mandiri Wisata alias Kafilah Rindu Ka’bah (KRK).
Apes, setelah Yopi mendapat 958 orang calon jemaah wisata religi tersebut, KRK justru ingkar memberangkatkan mereka. Padahal, biaya perjalanan sudah lunas terbayar.
“Saya sendiri sebenarnya juga ikut rombongan calon jemaah umrah KRK, jadi ya saya juga jadi korban,” tutur Yopi seusai melaporkan KRK ke markas Bareskrim Polri, Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gabir, Jakarta Pusat, Selasa (5/9/2017).
Ketenangan hidupnya mulai terusik ketika beragam pesan-pesan singkat maupun telepon nan misterius diterimanya melalui ponselnya.
Ia diteror oleh sejumlah calon jemaah yang menyangka Yopi merupakan bagian dari KRK untuk menipu mereka.
“Malam-malam, subuh-subuh, siang-siang, selalu ada SMS, WA (aplikasi WhatsApp), berisi ancaman karena persoalan KRK ini. Saya diancam dibunuh, dibikin cacat,” terangnya.
Selain itu, sambung Yopi, ada pula pihak misterius yang mengancam membunuh anak dan istrinya. Tak hanya itu, rumah Yopi juga ikut diancam dibakar.
“Saya tahu ancaman itu karena mereka marah telah ditipu KRK. Tapi, saya juga sebenarnya korban KRK,” tukasnya.
Baca Juga: Dirdik KPK Dituduh Terima 'Uang Pengamanan' Rp2 Miliar dari DPR
Ia mengungkapkan, agen-agen perjalanan wisata religi umrah KRK yang lain juga mendapat ancaman sama seperti dirinya.
“Ada juga agen yang frustrasi karena terus diancam, sampai mau bunuh diri. Ada juga dua agen lain yang sampai-sampai diceraikan istrinya,” tukas Yopi.
Karena itulah, Yopi dan rekan-rekan agen KRK lainnya berinisiatif melaporkan perusahaan itu ke Bareskrim Polri.
Sejumlah agen dan calon jemaah KRK melaporkan pimpinan PT. Assyifa Mandiri Wisata, Ali Zainal Abidin alias Ustaz Ali ke Bareskrim, Selasa.
Ali dilaporkan lantaran tidak kunjung memberangkatkan ribuan jemaah yang sudah membayar biaya umrah.
"Kami selalu dijanjikan. Tapi sampai hari ini tetap (tidak diberangkatkan). Akhirnya kita berkoordinasi sesama agen dan antar jemaah. Dari hasil koordinasi kita sepakat melaporkan ustaz Ali," kata Herman, calon jemaah.
Berita Terkait
-
Tak Juga Diberangkatkan Umroh, Polisikan Bos Assyifa Mandiri
-
Bareskrim Geledah Rumah Eks Bos Pertamina yang Buron
-
Bareskrim Cari Pemilik Akun Fanpage Penyuka Kutang Anak Laki-laki
-
First Travel Manfaatkan Ketenaran Artis untuk Tipu Calon Jamaah
-
Luapkan Amarah, Kuli Bangunan 'Selfie' di Mobil Bos First Travel
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang
-
Cek Fakta: Donald Trump Intip Dokumen Rahasia Xi Jinping, Benarkah?
-
Perkuat Ekonomi Rakyat, Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih: Ini Hari yang Penting!
-
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, DPR: Indonesia Darurat Perlindungan Anak di Ruang Digital