Suara.com - Permintaan ayam cemani khas Temanggung, Jawa Tengah, yang memiliki warna serba hitam menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2018 yang digelar pada Rabu (27/6) besok meningkat.
Peternak ayam cemani warga Kelurahan Giyanti, Kabupaten Temanggung, Muhammad Shodiq di Temanggung, Selasa (26/6/2018), mengatakan permintaan ayam cemani menjelang pilkada kali ini cukup ramai, bisa meningkat lima hingga tujuh kali lipat dari kondisi normal.
Menurut dia, harga ayam cemani bervariasi dan tergantung kecocokan, ayam cemani dengan lidah hitam bisa mencapai Rp 20 juta hingga Rp 25 juta per ekor.
Ia menuturkan, pembelinya bukan saja dari Pulau Jawa, tetapi juga banyak dari luar Pulau Jawa.
Shodiq mengatakan, ayam cemani dianggap sebagai ayam yang memiliki kekuatan mistis.Bentuknya seperti ayam biasa, tetapi warna tubuhnya semuanya hitam pekat termasuk kulit dan dagingnya.
"Mungkin karena dianggap memiliki kekuatan mistis tersebut, menjelang pilkada ini permintaannya meningkat untuk keperluan ritual," katanya seperti diberitakan Antara.
Menurut dia, pembeli ayam cemani biasanya dilakukan oleh tim sukses atau melalui paranormal. Hampir setiap hari ada permintaan, mereka datang dari berbagai wilayah di Tanah Air.
Ia menuturkan, ayam cemani juga sering digunakan sebagai salah satu syarat untuk syukuran pernikahan, sunatan, dan upacara adat.
”Mereka yang membeli ayam cemani miliknya tidak langsung digunakan, tetapi ada juga yang dijual lagi karena menguntungkan,” tuturnya.
Baca Juga: Polisi Tak Netral di Pilkada Jabar Akan Dipecat
Seorang pembeli, Yuliani mengatakan pihaknya membeli ayam cemani untuk dipelihara dan kalau ada yang berminat akan dijualnya karena hasilnya lumayan.
"Kami memilih memelihara ayam cemani karena tahan dari berbagai penyakit dan harganya lebih mahal dari jenis ayam lainnya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri
-
Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro
-
Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur
-
Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
-
Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat
-
KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar
-
Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan
-
Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu
-
Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi