Suara.com - PT Jasa Raharja menyerahkan santunan berupa uang tunai untuk keluarga korban kecelakaan maut bus pariwisata yang masuk ke jurang di Jalur Cikidang-Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Direktur Utama PT Jasa Raharja Budi Rahardi mengatakan pihaknya memberi santunan sebesar Rp 50 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia dan Rp 20 juta untuk biaya perawatan korban luka-luka.
"Sebagai wujud negara hadir untuk memberikan perlindungan berdasarkan UU Nomor 33 dan PMK Nomor 15 tahun 2017, kami memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal maupun luka-luka," kata Budi, di Bogor, Minggu (9/9/2018).
Berdasarkan data PT Jasa Marga, dalam kecelakaan bus pariwisata yang terjadi di Jalur Cikidang-Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Sabtu kemarin terdapat 21 orang meninggal dunia dan 16 orang luka-luka.
"Korban meninggal mayoritas warga Bogor. Untuk yang luka-luka 15 orang sudah dirawat di rumah sakit wilayah Bogor dan satu lagi di Jakarta," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Bogor Nurhayanti mengaku tutut berbelasungkawa terhadap musibah yang menimpa warga Bogor ini. Ia pun berharap agar bantuan ini dapat sedikit membantu keluarga korban.
"Saya ucapkan belasungkawa yang dalam kepada keluarga korban dan semoga bantuan ini dapat mencukupi seluruh pembiayaan yang dibutuhkan oleh ahli waris dan para korban," ungkap Nurhayanti.
Seperti diketahui, satu unit bus pariwisata yang membawa rombongan karyawan PT Catur Putra Jaya (dealer motor Honda) Kemang, Kabupaten Bogor mengalami kecelakaan di Jalur Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu 8 September 2018.
Sopir bus tersebut diduga tidak menguasai medan sehingga hilang kendali dan masuk ke jurang sedalam 30 meter. Akibatnya, 21 orang meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka dalam musibah ini. (Rambiga)
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Drama OJK: Setelah Ketua dan Wakil Mundur, Siapa yang Ditunjuk Prabowo Jadi Pengganti?
-
Waspada! Daerah Ini Diprediksi BMKG Diguyur Hujan Disertai Petir Hari Minggu Ini
-
Waspada! Pos Angke Hulu Siaga 3 Gegara Hujan Deras, Jakarta Sempat Tergenang
-
Terpapar Radikalisme via Medsos, Dua Anak di Langkat Terlibat Kasus Terorisme
-
Anggaran Bencana Dipangkas Drastis, Legislator PDIP Ini Desak Kemensos Tinjau Ulang
-
OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Tetap Berjalan di Tengah Transisi Kepemimpinan
-
Pembangunan Huntara Terus Dikebut, 4.263 Unit Rampung di 3 Provinsi Terdampak Bencana
-
Prabowo Temui Sejumlah Tokoh yang Disebut Oposisi di Kertanegara, Bahas Korupsi hingga Oligarki
-
DLH DKI Pastikan RDF Plant Rorotan Beroperasi Aman, Keluhan Warga Jadi Bahan Evaluasi
-
Wamensos Agus Jabo Tekankan Adaptivitas Siswa Sekolah Rakyat Hadapi Perubahan Zaman