Suara.com - Bawaslu RI menyerahkan proses penanganan kasus dugaan kampanye hitam oleh ketiga emak-emak asal Karawang, Jawa barat, ke polisi.
Pasalnya, emak-emak tersebut bukan bagian dari tim kampanye Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin maupun nomor undi 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.
Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengatakan, ketiga emak-emak hanya merupakan relawan atau simpatisan Prabowo - Sandiaga.
Karenanya, ketiga emak-emak tersebut dikategorikan terduga pelanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik alias UU ITE.
"Karena aksi mereka tersebar di media sosial, dikategorikan pelanggaran UU ITE, jadi penindakannya di polisi," kata Afifuddin di Hotel Ibis Budget, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2019).
Untuk diketahui, ketiga emak-emak tersebut ialah Citra Widaningsih, Engway Sugiarti, dan Ika Peranika. Ketiganya diketahui menyebut bila Jokowi – Maruf Amin menang Pilpres 2019, maka pernikahan sejenis bakal legal.
Ketiganya ditangkap di rumahnya masing-masing dalam kawasan Karawang, Jawa Barat. Ketiganya kekinian menjadi terperiksa di Polda Jabar.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Trunoyudo Andiko mengatakan, ketiganya diduga melakukan kampanye hitam terhadap Jokowi – Maruf Amin.
Baca Juga: Gaya Sarungan Jokowi Pencitraan? Ini Komentar Pengamat Politik
Berita Terkait
-
Emak-emak Sebut Jokowi Menang Pelajaran Agama Dihapus, Ini Kata Bawaslu
-
Serahkan Ribuan KIP untuk Pelajar, Jokowi: Ketahun Beli Pulsa Kartu Dicabut
-
Tiga WNA Terdaftar Dalam DPT di Madiun
-
Jokowi Kumpulkan Menteri Kabinet Kerja Bahas RKP 2020
-
Habib Novel Sebut FPI Solid Dukung Prabowo, Tak Seperti NU yang Terpecah
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau