Suara.com - Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyebut kondisi kesehatan istri Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, sempat membaik.
Bahkan kanker darah yang diderita Ani Yudhoyono sudah berkurang.
"Awal puasa saya ke sini. Bapak (SBY) menceritakan yang tadinya blood cancer-nya 20 persen, sudah tinggal 5 persen," kata M Nuh usai menjenguk Ani Yudhoyono di National University Hospital, Singapura, Jumat (31/5/2019), dilansir dari Antara.
Kala itu, kondisi Ani Yudhoyono relatif sudah baik. Hanya tinggal sedikit lagi untuk masuk ke fase pengobatan berikutnya.
Nuh yang baru-baru ini terpilih jadi Ketua Dewan Pers Periode 2019-2022 menambahkan, telah berjumpa SBY dalam kunjungannya ke Singapura.
Usai berbincang dengan SBY dan beberapa dokter termasuk Dokter Terawan, ia sempat menengok ke ruang ICU.
"Saya diberi kesempatan ke ICU. Saya bukan ahli dokter, tapi saya ingin memberikan doa khusuk kepada beliau," sebut dia.
Dia berharap agar Ani Yudhoyono segera diberikan kesehatan dan kesembuhan.
"Insya Allah kalau Allah memberikan mukjizat tidak ada barang yang susah," tukas Mohammad Nuh.
Baca Juga: Ani Yudhoyono Kembali Masuk ICU, Andi Arief: Ya Allah Berikanlah Mukjizat
Berita Terkait
-
Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
AMSI Minta Dewan Pers Lindungi Magdalene dari Pembatasan Akses Konten
-
SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo
-
SBY Buka Suara Terkait 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Singgung Investigasi PBB dan Mandat UNIFIL
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah
-
Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis