Suara.com - PT LRT Jakarta mulai melakukan uji publik kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta mulai Selasa (11/6/2019) hari ini. Uji publik ini bisa dinikmati masyarakat secara gratis selama 11 hari atau sampai Jumat (21/6/2019) dengan rute Kelapa Gading - Velodrome.
Corporate Communication Manager PT LRT Jakarta, Melisa Suciati mengatakan, waktu uji coba publik akan sama dengan waktu operasional penuh yakni mulai pukul 05.30 hingga 23.00 WIB.
"Waktu operasi kereta mulai pukul 5.30 WIB sampai dengan 23.00 WIB dan selang waktu antar kereta (headway) 10 menit," kata Melisa di Stasiun LRT Boulevard Utara, Kelapa Gading, Selasa (11/6/2019).
Melisa mengklaim masyarakat yang sudah mendaftarkan diri untuk ikut uji coba publik pada hari ini sudah penuh yakni 5.000 orang.
Fasilitas mulai dari eskalator, lift, toilet, hingga musala juga sudah bisa digunakan penumpang hari ini.
"Hari ini kita sudah full 5.000 orang peserta yang sudah terverifikasi emailnya dan sudah mendapatkan e-tiket, semua fasilitas juga sudah bisa digunakan," jelasnya.
Selama uji coba publik, PT. LRT menyiapkan 6 kereta untuk menempuh jarak 5,8 kilometer, satu kereta yang terdiri dari dua gerbong itu bisa mengangkut sekitar 270 penumpang duduk dan berdiri.
"Train set yang akan digunakan 6 train set, dari total 8 train set yang sudah teruji, kapasitasnya satu train set bisa mengangkut 270 penumpang," imbuh Melisa.
Bagi calon penumpang bisa mencoba kereta LRT rute Kelapa Gading-Velodrome dengan jarak tempuh 5,8 km dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui website bit.ly/UjiPublikLRTJ.
Baca Juga: Ketiga Kalinya, LRT Jakarta Buka Kembali Pendaftaran Uji Coba Publik
Tag
Berita Terkait
-
Ketiga Kalinya, LRT Jakarta Buka Kembali Pendaftaran Uji Coba Publik
-
Jakpro Akan Bangun LRT Wisma Atlit Kemayoran - JIS, Target Rampung 2021
-
LRT Jakarta Masih Mandek, Ini Kumpulan Masalah yang Masih Diurus Anies
-
Operasional LRT Jakarta Tunggu Instruksi Gubernur Anies
-
Tarif LRT Kelapa Gading-Velodrome Flat, Rp 5.000 Sekali naik
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Nekat! Maling Beraksi di Ruang Rapat Hotel Mewah Jakarta Pusat, Laptop dan Ponsel Raib
-
Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal
-
Kabar Gembira! Ramadan 2026, Warga IKN Sudah Bisa Salat Tarawih di Masjid Baru
-
Beasiswa Harita Gemilang Antar Mahasiswa Pulau Obi dari Desa ke Kampus Perantauan
-
5 Hasil Audiensi Guru Madrasah dengan DPR: 630 Ribu Kuota P3K hingga TPG Cair Bulanan
-
Pengalihan Penerima BPJS PBI-JK, Gus Ipul: Agar Lebih Tepat Sasaran
-
Tak Boleh Ada Jeda Layanan, Menkes Pastikan Pasien Katastropik Tetap Dilayani
-
Tangis Haru Guru Madrasah Pecah di Depan DPR, Tuntutan TPG Bulanan dan Kuota P3K Disetujui
-
Datangi BPK soal Kasus Kuota Haji, Pihak Gus Yaqut Tegaskan Tak Ada Aliran Dana
-
Pemprov DKI Gandeng Petani Daerah Guna Penuhi Pasokan Beras Jakarta Jelang Ramadan