Suara.com - Luhut Binsar Panjaitan, mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman periode 2014-2019, malam-malam mendatangi Istana Kepresidenan untuk menemui Presiden Jokowi, Selasa (22/10/2019).
Luhut yang mengenakan kemeja putih datang di istana sekitar pukul 19.00 WIB dan keluar kira-kira pukul 19.45 WIB.
Luhut mengatakan, dirinya diminta Presiden Jokowi untuk kembali ke kabinet untuk menangani bidang kemaritiman dan investasi.
"Tadi saya dipanggil presiden, diserahkan tugas ke depan menangani mengenai maritim dan investasi. Beliau memberikan arahan-arahan untuk penyelesaian masalah investasi untuk petrochemical, juga B20 B30 dan seterusnya, sehingga impor migas bisa dikurangi," ujar Luhut di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
"Jadi Menko Maritim dan Investasi," kata dia.
Ketika ditanya ada perubahan nomenklatur, Luhut mengatakan Jokowi yang akan langsung mengumumkan pada hari Rabu (22/10/2019).
"Biar pak presiden yang umumkan. Saya hanya beri tahu sebatas yang saya diskusikan dengan presiden," kata dia.
Berita Terkait
-
Tak Disinggung Kasus Korupsi, Zainudin Amali Diskusi Olahraga dengan Jokowi
-
Menghadap Jokowi, Yasonna Laoly Berpeluang jadi Menkumham Lagi
-
KPK Ungkap Nama-nama Kandidat Kabinet Jokowi yang Pernah Diperiksa
-
Anak Menteri Soeharto Kandidat Kabinet Jokowi, Ini Profil Agus Gumiwang
-
LIPI: Jokowi Tagih Dulu Utang Tito soal Penyerang Novel Baswedan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya