Suara.com - Setelah bebas dari penjara dalam kasus suap, mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy langsung kembali ke gelanggang politik.
Pada Senin (31/1/2022), lalu, dia terlihat menghadiri musyawarah kerja wilayah DPW PPP Daerah Istimewa Yogyakarta.
Romahurmuziy mendapatkan sambutan positif.
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan Romahurmuziy memang diundang PPP untuk hadir sebagai narasumber.
Romahurmuziy, kata Baidowi, masih kader PPP.
"Pertama Mas Rommy masih sebagai kader PPP, tetapi beliau tidak masuk ke dalam kepengurusan manapun," kata Baidowi.
Yogyakarta, kata Baidowi, merupakan rumahnya Romahurmuziy dan wajar ketika PPP menyelenggarakan acara di Yogyakarta mengundang dia.
"Di Jogja itu rumahnya Mas Rommy, jadi wajar kalau PPP DIY mengundang. Di DKI Jakarta ngundang Pak Hamzah Haz," katanya.
Romahurmuziy, kata Baidowi, masih dibutuhkan PPP, terutama pemikirannya.
"Orang pernah menjalani proses hukum kan tidak menghalangi atau tidak menghapus kualitas yang dimiliki," kata dia.
"Mengenai keterlibatan Mas Rommy di PPP hal yang wajar karena hak politik beliau tidak dicabut pengadilan. Dan sekarang Mas Rommy menjadi warga biasa karena menjalani hukuman sebagaimana putusan pengadilan."
Berita Terkait
-
Jabbar Idris Buka Muswil PPP Sulbar, Konsolidasi Partai Didorong Menuju Pemilu 2029
-
Sentil Wilayah Lain, Ketua PPP Sulsel: Yang Minta Muktamar Cepat Harus Konsisten Segera Muswil!
-
Menakar Masa Depan PPP Pasca Dualisme
-
Konsolidasi PPP: Mardiono dan Din Syamsuddin Bahas Kebangkitan Politik Islam untuk Persiapan 2029
-
Perti Dukung Penuh Kebangkitan PPP di Bawah Kepemimpinan Mardiono
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka
-
Pengamat Uhamka Nilai Indonesia Terancam Terjebak Invisible Trap di Tengah Konflik Iran-AS
-
Jeritan Warga Iran Setelah Satu Bulan Digempur Amerika dan Israel
-
Ngomong Kotor dan Puji Allah saat Ancam Iran, Trump Dinilai Makin Frustrasi
-
Indonesia dalam Pusaran Waste Colonialism: Saat Limbah Global Berlabuh di Negeri Sendiri
-
Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!
-
Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 24,8 Triliun, Ribuan Madrasah Akan Direvitalisasi
-
Viral! 17 Tahun Bekerja Berujung Dipecat Gegara Gagalkan Pencurian Coklat Paskah
-
Tak Banyak Omong, Lobi Ajaib Anwar Ibrahim Bikin Kapal Petronas Bebas Lewat Selat Hormuz
-
SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo