Suara.com - Harta kekayaan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali terkuak. Ini setelah KPK mengungkap adanya dugaan hubungan kerja antara Kepala Kantor Pratama Madya Jakarta Timur Wahono Saputro dengan mantan pejabat pajak, Rafael Alun Trisambodo.
Melalui Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, pihak KPK sendiri membenarkan soal pemeriksaan PPATK atas istri Wahono Saputro yang diduga memiliki saham di perusahaan milik istri Rafael Alun.
Tak hanya itu, harta kekayaan Wahono pun kini menjad sorotan. Melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2021 yang dilaporkan atas nama Wahono, ia diketahui memiliki harta bersih senilai Rp14,3 miliar.
Dalam catatan, angka harta bruto yang dimiliki Wahono sebesar Rp15,83 miliar dan dikurangi dengan hutang sebesar Rp1,51 miliar.
Adapun rincian dari kekayaan yang dimiliki Wahono adalah sebagai berikut :
- Tanah dan bangunan seluas 9 m persegi di Kab/Kota Tangerang Selatan dengan hasil sendiri Rp33.924.000
- Tanah dan bangunan seluas 241 m persegi di Kab/Kota Jakarta Selatan dengan hasil sendiri Rp2.639.781.000
- Tanah dan bangunan seluas 241 m persegi di Kab/Kota Jakarta Selatan dengan hasil sendiri Rp2.794.563.000
- Tanah dan bangunan seluas 340 m2/250 m2 di Kab/Kota Jakarta Selatan dengan hasil sendiri Rp2.771.950.000
- Tanah dan bangunan seluas 215 m2/78 m2 di Kab/Kota Tangerang Selatan, dengan hasil sendiri Rp784.748.000
- Tanah Seluas 232 m2 di Kab/Kota Tangerang Selatan, dengan hasil sendiri Rp399.504.000
- Tanah seluas 185 m2 di Kab/Kota Tangerang Selatan, dengan hasil sendiri Rp318.570.000
- Tanah seluas 396 m2 di Kab/Kota Surakarta, dengan hasil sendiri Rp1.339.712.000
- Tanah seluas 776 m2 di Kab/Kota Kulon Progo, dengan hasil sendiri Rp442.320.000
- Tanah seluas 745 m2 di Kab/Kota Kulon Progo, dengan hasil sendiri Rp.1.157.680.000
Selain tanah dan bangunan, Wahono juga diketahui memiliki harta bergerak dan kendaraan dengan rincian sebagai berikut :
- Sebuah mobil Honda CRV tahun 2014 dari hasil sendiri senilai Rp170.000.000
- Sebuah mobil Honda HRV tahun 2016 dari hasil sendiri senilai Rp160.000.000
- Sebuah mobil Toyota Camry 2.5 V AT Tahun 2020 dari hasil sendiri senilai Rp600.000.000
- Harta bergerak lainnya senilai Rp252.000.000
Wahono juga diketahui memiliki surat berharga senilai Rp288.000.000 atau Rp 288 juta. Tak hanya itu, Wahono juga tercatat memiliki kas dan setara kas senilai Rp1.674.455.024 dan hutang senilai Rp1.514.917.58.
Kini, KPK pun mengungkap akan bekerjasama dengan PPATK untuk mendalami adanya hubungan kerjasama antara Wahono dan Rafael yang sebelumnya belum pernah terkuak.
Kontributor : Dea Nabila
Baca Juga: Mengejutkan! Transaksi Milik Rafael Alun dan Andhi Pramono Ibarat Bus Antar Provinsi, Saling Salip
Berita Terkait
-
Mengejutkan! Transaksi Milik Rafael Alun dan Andhi Pramono Ibarat Bus Antar Provinsi, Saling Salip
-
Rekam Jejak Wahono Saputro, Dipanggil KPK Buntut Skandal Rafael Alun
-
Pemeriksaan LHKPN Dilakukan setelah Viral? Begini Jawaban KPK
-
Kemenkeu Telusuri Jejak Wajib Pajak yang Terafiliasi Rafael Alun
-
Bongkar Nilai Transaksi Janggal Rafael Alun dan Andhi Pramono, PPATK: Seperti Bus AKAP Saling Salip
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK